Konten dari Pengguna

Siang ke Malam, KKN UPGRIS membantu jalannya Pagelaran Seni di Ngempon

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Agastya Rajasya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa KKN UPGRIS Membantu Membersihkan Kursi di Lapangan Kertanegara, Kelurahan Ngempon, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang (8/9/2025) Foto: Agastya Rajasya Putra Mahyawi/KKN Tematik UPGRIS Ngempon 2025
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa KKN UPGRIS Membantu Membersihkan Kursi di Lapangan Kertanegara, Kelurahan Ngempon, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang (8/9/2025) Foto: Agastya Rajasya Putra Mahyawi/KKN Tematik UPGRIS Ngempon 2025

Ngempon, Kabupaten Semarang — Setelah menyukseskan kegiatan Merti Dusun di Desa Ngempon bersama Karang Taruna, mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali hadir mendukung pagelaran seni wayang kulit yang digelar sehari setelahnya. Acara ini terbagi dalam dua sesi, dari pagi hingga malam, dengan mahasiswa aktif terlibat hingga pukul 00.00.

Pagelaran seni wayang kulit menjadi lanjutan perayaan masyarakat Desa Ngempon setelah Merti Dusun. Tradisi ini menghadirkan antusiasme besar warga, sehingga dibutuhkan dukungan ekstra untuk memastikan acara berjalan lancar. Mahasiswa KKN UPGRIS, yang sehari sebelumnya terlibat dalam kegiatan Merti Dusun, kembali hadir sebagai relawan dalam dua sesi pertunjukan.

Pada sesi pertama, yang dimulai pukul 09.00 hingga 16.00, mahasiswa berfokus pada persiapan lokasi dan kenyamanan penonton. Mereka membersihkan kursi, menata area panggung, sekaligus membagikan minuman gratis dari sponsor, Kukubima. Selain itu, mereka juga menyebarkan flyer sponsor kepada masyarakat. Aktivitas ini tidak hanya mendukung pihak sponsor, tetapi juga membuat penonton lebih terinformasi dan merasa diperhatikan.

Mahasiswa KKN UPGRIS Membantu Menyusun Kursi di Lapangan Kertanegara, Kelurahan Ngempon, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang (8/9/2025) Foto: Agastya Rajasya Putra Mahyawi/KKN Tematik UPGRIS Ngempon 2025
Mahasiswa KKN UPGRIS Membantu Membagikan Minuman KukuBima di Lapangan Kertanegara, Kelurahan Ngempon, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang (8/9/2025) Foto: Agastya Rajasya Putra Mahyawi/KKN Tematik UPGRIS Ngempon 2025
Mahasiswa KKN UPGRIS Membantu Jalannya Acara Pagelaran Wayang Kulit, Kelurahan Ngempon, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang (8/9/2025) Foto: Agastya Rajasya Putra Mahyawi/KKN Tematik UPGRIS Ngempon 2025

Memasuki sesi kedua, yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga larut malam, mahasiswa KKN tetap semangat membantu panitia dan Karang Taruna. Mereka bertugas mengarahkan penonton yang datang di malam hari, menjaga ketertiban di sekitar area pertunjukan, sekaligus tetap aktif membagikan minuman. Suasana malam semakin ramai dengan alunan gamelan dan kisah pewayangan, sementara mahasiswa memastikan semua berlangsung aman dan tertib.

Keterlibatan mahasiswa tidak berhenti saat pertunjukan usai. Hingga pukul 00.00 malam, mereka masih berperan dalam cleanup: mengumpulkan sampah, merapikan kursi, serta membantu panitia mengembalikan peralatan ke tempatnya. Meski lelah setelah dua sesi panjang, semangat gotong royong dan kebersamaan membuat semua tugas terselesaikan dengan baik.

Salah satu mahasiswa menyampaikan, “Dua sesi ini melelahkan tapi juga penuh pengalaman. Kami belajar arti kerja sama, tanggung jawab, sekaligus menikmati budaya yang diwariskan turun-temurun.”

Partisipasi mahasiswa KKN UPGRIS dalam dua sesi pagelaran wayang kulit Desa Ngempon menjadi bukti nyata dedikasi mereka terhadap masyarakat. Dimulai sejak pagi, berlanjut hingga tengah malam, mereka berhasil mendukung kelancaran acara bersama Karang Taruna dan panitia lokal. Sehari setelah Merti Dusun, keterlibatan ini semakin menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang menjaga tradisi sekaligus menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.