UMKM Desa Cibodas Siap Naik Kelas bersama Mahasiswa KKNT IPB University

Mahasiswa IPB University Fakultas Ekonomi dan Manajemen
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Agata Dyandra Ningrum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
UMKM Desa Cibodas Siap Naik Kelas! Mahasiswa KKNT IPB University Wujudkan Penguatan Branding dan Pemetaan Potensi UMKM Melalui Program SIBADAS

Kabupaten Bandung (05/08/2026) – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University melaksanakan program SIBADAS (Sinergi Inovasi Bisnis Digital Cibodas) sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Cibodas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha melalui penguatan Branding, optimalisasi media promosi, serta pemetaan potensi usaha berbasis teknologi digital.
Kegiatan diawali dengan proses pendataan dan pendampingan terhadap tiga UMKM unggulan di Desa Cibodas, yaitu Cahaya Mandiri Perkasa milik Bapak Koswara yang bergerak di bidang produksi keset, Rempeyek RD 123 milik Ibu Dewi yang memproduksi aneka rempeyek, serta Telur Asin Melati 199 milik Bapak Adang yang telah menjadi salah satu usaha unggulan masyarakat setempat.
Melalui program ini, tim KKNT IPB University turut membantu pembuatan banner usaha, kartu bisnis, film dokumenter perjalanan usaha, serta peta potensi UMKM sebagai upaya untuk memperkuat branding dan memperluas jangkauan promosi. Program ini menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendorong transformasi digital UMKM menuju Desa Cibodas yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
Selama proses pendampingan, tim KKNT IPB University melakukan serangkaian pendampingan secara langsung kepada para pelaku UMKM dengan menggali informasi, mulai dari sejarah berdirinya usaha, proses produksi, hingga strategi pemasaran yang telah diterapkan. Informasi tersebut kemudian diolah menjadi berbagai media promosi yang diharapkan mampu memperkuat identitas usaha sekaligus meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen.
Selain berfokus pada penguatan identitas usaha, tim KKNT IPB University juga menyusun peta potensi UMKM Desa Cibodas sebagai upaya untuk memberikan gambaran mengenai persebaran dan karakteristik usaha yang dimiliki masyarakat. Pemetaan ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat maupun pemerintah desa dalam merancang strategi pengembangan ekonomi lokal secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat dari program ini adalah Bapak Adang, pemilik UMKM Telur Asin Melati 199. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa memberikan dampak positif terhadap perkembangan usahanya.
"Alhamdulillah sekarang ada tutorial dalam pengembangan media sosial dari anak-anak IPB, supaya membantu usaha saya jadi lebih baik lagi" ujar Bapak Adang selaku pemilik Telur Asin Melati 199.
Rangkaian program SIBADAS yang telah dilaksanakan menjadi salah satu upaya mahasiswa KKNT IPB University dalam mendukung pengembangan UMKM di Desa Cibodas. Mahasiswa berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing. Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin demi mewujudkan pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.
