Konten dari Pengguna

Comifuro, Sebuah Ajang Para Introvert Bersosialisasi Dengan Wajah Berbeda

Agatha Laetitia Matanai
mahasiswa jurusan animasi universitas Bina Nusantara
21 Juni 2025 14:31 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Comifuro, Sebuah Ajang Para Introvert Bersosialisasi Dengan Wajah Berbeda
Acara seperti Comifuro memberikan kesempatan bagi para introvert untuk bersosialisasi dengan cara unik mereka sendiri
Agatha Laetitia Matanai
Tulisan dari Agatha Laetitia Matanai tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Salah satu booth di acara Comic Frontier 20 di ICE BSD. doc. Pribadi via HP Samsung
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu booth di acara Comic Frontier 20 di ICE BSD. doc. Pribadi via HP Samsung
ADVERTISEMENT
Bagi para pencinta fiksi, tentu sudah mengenal berbagai karakter. Tapi nama karakter “Xirao” masih asing di telinga. Karena Xirao ini merupakan karakter buatan personal dari salah satu cosplayer pengunjung acara Comic Frontier atau lebih dikenal Comifuro 20, pada 24-25 Mei 2025 lalu di ICE BSD, Tangerang.
ADVERTISEMENT
Sebut saja namanya Ciel, ia sudah kedua kalinya mengunjungi acara Comifuro dengan cosplay sebagai karakter buatan atau khayalannya, yaitu Xirao tersebut. Karakter Xirao ini merupakan makhluk gabungan serigala dan anjing. Dunia asal karakternya terinspirasi dari film “Spirited Away” dan “Howl’s Moving Castle” yang merupakan film anime karya studio Ghibli.
Ciel memang penyuka mitos dan legenda, maka ia mengambil inspirasi dari film-film tersebut untuk karakternya. Tetapi, sebenarnya Xirao ini siapa bagi Ciel?
Sebagai mahasiswa jurusan animasi, Ciel termasuk seorang introvert. Ia lebih suka menghabiskan waktu menggambar dan bermain video game di belakang layar dibanding berkumpul atau jalan-jalan keluar bersama teman-temannya. Bukan berarti ia tidak punya teman, ia datang ke acara Comifuro ini bersama kawan dekatnya untuk cosplay dan membuka stan atau booth. Mereka sekaligus menjual karya-karya buatan sendiri.
ADVERTISEMENT
Xirao merupakan sosok ideal bagi Ciel, versi atau persona dari dirinya yang ingin ia perkenalkan ke dunia. “Saya merasa lebih bebas dan berani berbicara dengan orang lain ketika menjadi Xirao dibanding menjadi diri sendiri,” katanya. Meskipun merupakan versi ideal dari Ciel, karakter Xirao tampaknya juga introvert. Bagi Ciel, menjadi pribadi yang introvert bukan masalah, karena introvert pun masih bisa bergaul dengan orang lain. Salah satu caranya yaitu dengan mengikuti acara seperti Comifuro ini.
Di Indonesia terutama Jakarta sering diadakannya konvensi cosplay dan komik atau manga. Salah satu ajang tersebut adalah Comifuro yang sudah diadakan sejak tahun 2012 dan awalnya digelar di Balai Kartini. Comifuro ini merupakan konvensi komik Jepang atau secara khusus disebut dōjinshi yang terdiri dari berbagai macam kegiatan seperti cosplay, penjualan merchandise di stan atau booth, konser musik, dan lainnya.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya komik Jepang, tetapi juga banyak komik barat dan bahkan lokal seperti dari penerbit ReON dan CIAYO. Juga ada karya-karya original dari para pembuka stan yang dipajang untuk menarik perhatian para pemburu merch. Comifuro ini menjadi sebuah wadah apresiasi bagi para kreator untuk memamerkan kreativitasnya melalui karya-karya mereka yang berbagai bentuk, seperti art print, pin, gantungan kunci, boneka, tas, kaos, dan bahkan kostum cosplay yang mereka kenakan.
Setiap diadakan, para pengunjung antusias mengantre di depan loket tiket sejak pukul 9 pagi dan ketika dibuka, memasuki pintu kaca gedung ICE langsung merasakan vibes berbeda, seperti melangkah ke dunia fantasi. Pengunjung bisa berjabat tangan, berfoto bersama, bercakap-cakap dengan karakter-karakter seperti seorang ninja bernama Naruto, Luffy seorang bajak laut dari “One Piece”, Sailor Moon seorang perempuan dengan kekuatan ajaib, dan Sans seorang manusia tengkorak dari “Undertale”. Cara bersosialisasi di sana pun unik. Kebanyakan dari mereka menggunakan identitas baru untuk berbicara dengan orang lain, baik itu cosplayer maupun bukan.
ADVERTISEMENT
Mereka menggunakan nama akun media sosial masing-masing dan ada yang menggunakan name tag mereka dari game. Selain itu, ada pula yang menjadi karakter dari manga atau serial animasi jepang maupun barat. Lebih keren lagi, karakter original mereka atau yang biasa disebut OC (original character), seperti si Xirao. Biasanya mereka menyewakan kostum sampai mengeluarkan uang sekitar 400 ribu hingga 1 juta rupiah untuk cosplay, tetapi ada juga yang menjahit kostum dan membuat propertinya sendiri.
Contohnya seperti seorang siswi SMP kelas 8 berusia 14 tahun dengan cosplay sebagai karakter dari game “Roblox”.
Cosplayer Sword (kiri) dengan jubah yang tampak seperti prajurit berfoto bersama cosplayer lain untuk seorang blogger. doc. Pribadi via HP Samsung
Karakternya bernama Sword, ia adalah seorang pekelahi atau dalam gamenya disebut “phighter”. Waktu pembuatan kostumnya memakan waktu 2 bulan, menggunakan berbagai macam bahan dan alat seperti kardus, kertas, lem tembak, dan cat.
ADVERTISEMENT
Cosplay Sword ternyata cukup menarik perhatian para gamers Roblox. Cosplayer Sword pun merasa gembira bahwa menjadi seorang karakter bisa mengundang orang-orang yang sefrekuensi dengannya. Sama halnya seperti Xirao, “Iya, saya jadi menemui para cosplayer dan introvert seperti saya. Rasanya dapat lebih bisa mengenali siapa yang seperti saya,” ucapnya.
Acara semacam Comifuro ditujukan untuk mengumpulkan orang-orang seperti Xirao dan Sword, introvert, suka berkarya, dan memerankan karakter, serta penggemar berat anime atau manga. Para pengunjung mendapatkan kesempatan untuk menjadi dirinya yang paling hebat dengan percaya diri. Terutama mereka yang jarang mendapatkan kesempatan tersebut. Bisa dibilang bahwa acara seperti Comifuro ini penting bagi kalangan mereka. Meskipun kelihatannya hanya acara bersenang-senang, tetapi dapat melahirkan makna yang baru dari cara bersosialisasi dalam suatu komunitas yang saling mendukung keunikan masing-masing.
ADVERTISEMENT
Setelah keseruan Comifuro Mei 2025, para antusias mungkin sudah penasaran siapa saja yang akan hadir dalam Comifuro November 2025 mendatang. Terakhir penulis ucapkan “Otsufuro!”, terima kasih atas kerja kerasmu.