Cara Kerja Fitur Baru Apple Reference Image di iPhone 18 Pro Series

kumparanTEKNOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apple rilis iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Fitur Apple Reference Image membuat foto dapat diperbandingkan untuk menentukan apakah suatu foto sudah mengalami editing atau belum. Foto: Apple
zoom-in-whitePerbesar
Apple rilis iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Fitur Apple Reference Image membuat foto dapat diperbandingkan untuk menentukan apakah suatu foto sudah mengalami editing atau belum. Foto: Apple

Salah satu fitur baru iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang menarik perhatian ialah Apple Reference Image. Fitur ini bertujuan untuk menunjukkan keaslian foto diambil iPhone 18 Pro Series, tidak 'ditimpa', diedit, atau dimanipulasi dengan Artificial Intelligence (AI).

Apple tampaknya menyadari, di era AI sebuah foto rawan mengalami modifikasi yang begitu rapi sehingga sulit dibedakan dengan foto asli. Jika foto tersebut sudah tersebar di media sosial, dapat muncul kesalahpahaman bahkan fitnah.

Karena itulah iPhone 18 Pro dibekali dengan fitur baru Apple Reference Image, agar pengguna dapat membuktikan hasil jepretannya belum melalui proses editing.

Apple Reference Image memanfaatkan sensor baru pada kamera Fusion Utama 48MP di iPhone 18 Pro, yang mampu "menandatangani" setiap piksel yang ditangkapnya secara digital.

Apple rilis iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Foto: Apple

Saat pengguna mengambil foto lewat mode Reference, kamera merekam data sensor bertanda tangan tersebut, lalu Private Cloud Compute—sistem komputasi awan milik Apple—mengolahnya menjadi sebuah reference image yang tidak bisa diubah atau dimanipulasi.

Gambar referensi tersebut dapat dilihat di aplikasi Foto bersamaan dengan gambar utama untuk membandingkan kedua aset secara visual dan menilai apakah ada jejak modifikasi atau editing di sana.

Metadata gambar dan dukungan yang akan datang untuk standar SynthID (teknologi watermark digital dari Google DeepMind) juga dapat membantu pengguna mengidentifikasi gambar yang dihasilkan atau diedit dengan AI.

Apple rilis iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Foto: Apple

Fitur ini cocok bagi profesi yang sangat mementingkan keaslian aset foto seperti fotografer atau jurnalis foto, termasuk figur publik yang fotonya tersebar di banyak tempat dan rawan diedit atau dimodifikasi AI.

Apple Reference Image merupakan fitur opt-in alias tidak aktif secara otomatis. Perlu dicatat, fitur ini punya keterbatasan wilayah seperti di China dan Uni Eropa (pada saat peluncuran).