Konten dari Pengguna

Seperti Kebakaran di Misi GTA V

Agaton Kenshanahan

Agaton Kenshanahanverified-green

Jurnalis Liputan Khusus kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Agaton Kenshanahan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebakaran di Gedung FIB GTA V. Dok. Rockstar Games
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran di Gedung FIB GTA V. Dok. Rockstar Games

Salah satu cara mengusir kebosanan saat #dirumahaja dan lari dari kenyataan di tengah pandemi corona adalah dengan bermain game. Namun, tak selamanya game ini bersifat fiktif, justru realita mungkin saja punya kemiripan dengannya.

Seperti pada game GTA V yang belakangan kerap saya mainkan. Game aksi-petualangan yang rilis pertama kali pada 2013 lalu itu memang cukup riil untuk jadi refleksi kehidupan.

Di GTA V, kamu memerankan karakter dan bisa melakukan apa saja. Misalnya, naik helikopter, jadi pilot pesawat jet, memukuli orang, perang melawan polisi, atau hal-hal lainnya yang terlampau absurd diwujudkan di dunia nyata.

Namun, agar para pemainnya tidak bosan terdapat sejumlah misi yang bisa kamu mainkan di GTA V. Biasanya misi ini dihelat berkaitan dengan cerita latar belakang sang karakter. di

Gedung FIB di game GTA V. Doc. Rockstar Games

Misalnya, misi pencurian data di kantor FIB (plesetan dari FBI di dunia nyata) yang dilakukan oleh karakter Michael, Franklin, dan Trevor. Di misi ini, pencurian tersebut dilakukan lantaran Michael terikat dengan oknum agen FIB korup yang telah membantunya di masa lalu.

Agen FIB korup tersebut ingin menggunakan pencurian data tersebut untuk melancarkan kariernya. Namun, tak mungkin ia mengotori tangannya dengan mencuri di kantor sendiri. Akhirnya, dia memanfaatkan Michael yang punya utang budi kepadanya.

Michael menyamar sebagai cleaning service GTA V. Dok. Rocstar Games

Uniknya, salah satu cara menyelesaikan misi yang dinamai The Bureau Raid ini yakni dengan membakar gedung FIB. Cara kotor itu dilakukan oleh Michael yang menyusup ke kantor FIB menjadi cleaning service gadungan.

Saat bertugas menjadi cleaning service, Michael pun memasang bom di beberapa lokasi gedung FIB. Ia meledakkannya setelah keluar dari gedung. Alhasil gedung pun terbakar.

Kebakaran di Gedung FIB GTA V. Dok. Rocstar Games

Tak jauh dari gedung FIB, teman-teman Michael sudah menunggunya naik mobil pemadam kebakaran lengkap dengan seragam pemadam. Yak, mereka jadi petugas fire rescue gadungan.

Michael dkk pun menjadi first responder yang mendengar laporan kebakaran di gedung FIB. Mereka kemudian masuk dengan mudah ke kantor tersebut dan berhasil mencuri data rahasia di FIB.

Setelah misi rampung, Radio Weazel News melaporkan kebakaran berkaitan dengan pencurian data tersebut ke seluruh warga Los Santos, San Andreas, yang jadi latar game GTA V ini berlangsung.

"Kebakaran di gedung FIB berkaitan dengan pencurian data. Beberapa lantai di markas FIB di Los Santos dilalap api kemarin. Penyidik yakin api berasal dari bahan peledak yang disembunyikan di dua titik dari gedung tersebut," lapor Radio Weazel News.

Pencurian data di Gedung FIB saat kebakaran berlangsung. Dok. Rockstar Games

Radio Weazel News pun melaporkan bahwa penyelidikan kasus ini akan dipimpin oleh agen senior FIB Steve Haines. Yang harus kamu tahu, Steve adalah agen yang menyuruh Michael dkk mencuri data di Gedung FIB.

"Agen senior FIB Steve Haines telah berjanji mencari para kriminal di balik pencurian data ini. Dia akan memimpin jalannya investigasi," lapor Radio Weazel News lagi.

Agen korup FIB Steve Haines di game GTA V. Dok. lcpdfr.com

Pertanyaannya: siapa yang akan ditangkap Steve Haines jika kriminal yang mempelopori kebakaran di gedung FIB adalah suruhannya? Ini tentu masih menjadi misteri.

Meskipun begitu, kita tidak perlu berpusing-pusing. Perlu ditekankan sekali lagi di akhir tulisan bahwa ini adalah cerita kebakaran di gedung aparat pemerintahan pada game GTA V. Bukan di tempat lain atau negara tertentu.

Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.