Corporate Social Responsibility (CSR) dalam Pandangan Etika Bisnis Islam

Mahasiswa Universitas AMIKOM PURWOKERTO Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial Prodi Bisnis Digital
Konten dari Pengguna
29 November 2022 19:31
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari agnar rian anggoro tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Corporate Social Responsibility (CSR), Photo by Pixabay, from Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Corporate Social Responsibility (CSR), Photo by Pixabay, from Pexels.
ADVERTISEMENT
Etika merupakan salah satu komponen penting bagi siapa saja yang ingin membangun bisnis, mereka perlu untuk memahaminya dengan benar kemudian melakukan aktivitas bisnisnya dengan berpondasi kepada keberhasilan yang baik bagi semua orang dan diri sendiri. Dalam penerapannya, bisa dilakukan dengan menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi dan taraf kehidupan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimanakah program CSR ini dalam pandangan Etika Bisnis Islam itu tersendiri? Berikut menurut opini penulis.
Mengenal Corporate Social Responsibility
Pengertian tentang Corporate Social Responsibility (CSR) itu sendiri sayangnya belum ada secara universal dan dapat diterima oleh setiap orang. Namun sejauh yang penulis ketahui, CSR merupakan suatu komitmen dari setiap kalangan bisnis untuk dapat berperilaku etis dan memberikan kontribusi yang baik bagi pengembangan ekonomi, selain itu juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup bagi karyawan dan keluarga dan serta bagi masyarakat pada umumnya.
CSR tidaklah bisa untuk sesederhana dipahami dan dipraktikkan oleh kebanyakan bisnis, karena CSR mencakup komponen yang rumit. Jika dipetakan, menurut penulis, singkatnya CSR ini adalah kepedulian suatu bisnis yang menyisihkan sebagian pendapatannya untuk kepentingan manusia lain dan lingkungan secara berkelanjutan dengan berdasarkan kepada prosedur yang tepat dan profesional.
ADVERTISEMENT
Pelaksanaan program CSR pada saat ini banyak berorientasi untuk membangun citra sebuah bisnis, meningkatkan loyalitas pelanggan, mencapai keuntungan finansial, dan meminimalisir konflik antara bisnis dan lingkungan sekitarnya. Sehingga, CSR telah menjadi strategi bisnis yang cukup intens yang dapat diterapkan dalam bisnis melalui kepedulian lingkungan untuk meningkatkan kualitas hidup.
Corporate Social Responsibility dalam Etika Bisnis Islam
Kebanyakan orang berpikir bahwa etika hanya cara seseorang untuk terhindar dari suatu masalah. Misalnya seperti diskusi tentang etika dalam perusahaan yang selalu mengacu kepada isu-isu tentang hukum, peraturan, perundang-undangan, dan kepatuhan berperilaku. Padahal kenyataannya tidak demikian, kunci moral dan etika bisnis terdapat pada pelakunya, maka itulah sebabnya agama islam melalui diutusnya Rasulullah (Muhammad SAW) ke dunia untuk memperbaiki perilaku manusia yang kebanyakan telah rusak.
ADVERTISEMENT
Dalam Islam, etika bisnis sebenarnya telah diajarkan oleh Rasulullah ketika beliau menjalankan perdagangan. Seperti salah satu karakter Rasulullah sebagai pedagang adalah beliaui memiliki sifat jujur, cerdas, dan dapat dipercaya. Berdasarkan sifat-sifat tersebut, jika kita berbicara dalam konteks Corporate Social Responsibility (CSR), tentu saja setiap pebisnis dituntut untuk senantiasa menjaga ucapan dan perbuatannya ketika sedang menjalankan kegiatan bisnisnya.
Dengan kata lain, setiap pebisnis perlu untuk berani dalam mengakui kelebihan dan kekurangan bisnisnya, serta tidak boleh melakukan unsur penipuan. Mereka perlu memiliki kesadaran mengenai etika agar tidak ceroboh dan menjaga bisnisnya dari ancaman-ancaman masyarakat maupun merugikan bisnis yang sedang dijalankan.
Sejauh yang penulis ketahui, Agama Islam memiliki pedoman tentang pertanggungjawaban dari segala bentuk dan ruang lingkup berbisnis. Tanggung jawab ini meliputi keadaan sosial yang merujuk kepada kewajiban setiap pebisnis untuk dapat melindungi dan memberikan kontribusi yang baik kepada masyarakat, antara lain seperti;
ADVERTISEMENT
  1. Menjaga hubungan bisnis dan pekerjanya
  2. Menjaga hubungan bisnis dengan pesaing
  3. Menjaga lingkungan dan melestarikannya
  4. Berupaya untuk menghapus kemiskinan
  5. Mendahulukan sesuatu yang bermoral
Hemat penulis, CSR merupakan tanggung jawab suatu kegiatan bisnis terhadap dampak-dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat dan lingkungan sekitar dengan diwujudkan melalui bentuk perilaku yang transparan dan sejalan dengan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan kata lain, CSR adalah bentuk kepedulian sebuah bisnis untuk menyisihkan sebagian keuntungannya demi kepentingan masyarakat sehingga bisnis dapat memiliki citra dan kondisi baik.
Dalam Etika Bisnis Islam tersendiri, sebenarnya Rasulullah SAW memiliki karakteristik yang dapat ditiru oleh setiap pebisnis ketika mengembangkan bisnis yang mereka jalani. Seperti kejujuran, memberikan pelayanan yang baik, dan perilaku baik dalam segala hal lainnya. Maka oleh karena itu, etika-etika tersebut dapat dinyatakan sangat bermanfaat sebab terbukti dengan keberhasilan Rasulullah SAW dalam hal berbisnis. Etika ini tentu saja perlu untuk diterapkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan tidak berporos kepada upaya untuk mendapatkan citra yang baik saja, melainkan bertujuan untuk membantu elemen masyarakat.
ADVERTISEMENT
-
Agnar Rian Anggoro, Mahasiswa Program Studi Bisnsi Digital Universitas AMIKOM Purwokerto.
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020