Konten dari Pengguna

Peran Bauran Pemasaran dalam Startup

agnar rian anggoro

agnar rian anggoro

Mahasiswa Universitas AMIKOM PURWOKERTO Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial Prodi Bisnis Digital

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari agnar rian anggoro tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bauran Pemasaran meruapakan salah satu dari banyaknya strategi pemasaran yang sering digunakan oleh pemilik usaha. Strategi ini biasanya diterapkan dengan tujuan untuk mengetahui target pasar yang akan ditentukan dan melihat bagaimana perkembangan dari produk yang dipasarkan. Bauran Pemasaran seringkali dinyatakan sebagai strategi pemasaran yang efektif karena komponennya yang kompleks dan mudah untuk diterapkan oleh siapa saja.

Lantas, bagaimana peran Bauran Pemasaran berperan sebagai strategi pemasaran efektif dalam sebuah startup?

Ilustrasi Bauran Pemasaran, Photo by Pixabay: https://www.pexels.com/photo/business-charts-data-document-259006/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bauran Pemasaran, Photo by Pixabay: https://www.pexels.com/photo/business-charts-data-document-259006/

Pengertian dan Peran Bauran Pemasaran

Menurut Kotler dan Amstrong, Bauran Pemasaran dapat didefinisikan sebagai alat pemasaran yang meliputi perancangan produk, penentuan harga, promosi produk, dan distribusi produk yang digabungkan untuk memperoleh feedback dari konsumen sesuai dengan yang telah ditentukan pada target sebelumnya. Sejauh pengetahuan penulis, terdapat beberapa faktor dalam Bauran Pemasaran yang memiliki peran penting, antara lain seperti:

  1. Product/Produk, merupakan barang atau jasa yang diproduksi atau dibuat untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam bauran pemasaran, startup akan memastikan telah memiliki jenis produk yang tepat melalui penelitian ekstensif mengenai daur hidup produk yang mereka diciptakan. Dengan begitu, sebuah startup dapat menciptakan produk yang sesuai melalui langkah strategis dengan memperluas keunggulan dan meningkatkan potensi dari produk yang dipasarkan.

  2. Price/Harga, merupakan jumlah biaya yang akan dibayar oleh konsumen dalam memperoleh suatu produk. Dalam bauran pemasaran, harga merupakan komponen sangat penting dari sebuah rencana pemasaran sebuah startu, sebab dapat menentukan keuntungan yang diperoleh perusahaan. Selain itu, dengan menentukan harga produk tentu saja akan membantu pembentukan persepsi kualitas produk di mata konsumen.

  3. Place/Tempat, merupakan tempat yang digunakan oleh perusahaan ketika mendistribusikan produk yang mereka miliki sehingga mudah diakses oleh konsumen yang potensial. Bauran pemasaran disini berperan untuk mendalami tentang target pasar perusahaan sehingga dapat menemukan saluran distribusi paling efisien ketika memasarkan produk pada konsumen.

  4. Promotion/Promosi, merupakan komponen pemasaran sangat penting yang dimiliki oleh perusahaan, sebab meningkatkan identitas produk dan penjualan. Dalam bauran pemasaran, promosi biasanya digunakan dengan maksud untuk menciptakan kesadaran akan suatu produk kepada konsumen dengan mencakup metode komunikasi seperti iklan televisi, media sosial, iklan internet, celebrity endorese, dan sebagainya.

Hemat penulis, Bauran Pemasaran merupakan strategi pemasaran yang efektif dan tidak bisa untuk disepelekan. Sebab, startup merupakan jenis usaha baru sehingga perlu untuk mengetahui sejauh mana kuantitas dan kualitas produk yang mereka miliki, serta mengetahui kemana produk yang mereka akan dipasarkan selanjutnya. Selain itu, Bauran Pemasaran juga perlu untuk diterapkan sebab dapat membantu perkembangan startup ketika hendak menentukan konsumen yang potensial.

Meski demikian, terkadang masih terdapat beberapa startup yang belum menerapkan Bauran Pemasaran sebab kurangnya pengetahuan akan pentingnya penerapan strategi pemasaran tersebut di dalam perusahaannya atau menggunakan startegi lain seperti Business Model Canvas (BMC). Oleh sebab itu, perlu diatasi dengan pemberian edukasi maupun bekerja sama dengan startup-startup lain yang telah berhasil menerapkan strategi Bauran Pemasaran.

-

Agnar Rian Anggoro, Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital, Universitas AMIKOM Purwokerto.