Konten dari Pengguna

Mengenal Lokomotif TD 10

Agung Han

Agung Han

agungatv(at)gmail.com - S1 Ekonomi - Wiraswasta - Blogger

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Agung Han tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

dokumentasi pribadi
zoom-in-whitePerbesar
dokumentasi pribadi

Kalian yang pernah lewat di kantor Pusat KAI di Bandung, pasti bisa melihat monument Lokomotif TD 10. Monument ini berdiri, persis di sebelah kanan gerbang kantor pusat KAI.

Lokomotif uap TD 10 dibuat di pabrik Werkspoor (Belanda) , pada tahun 1926 digunakan untuk menarik kereta penumpang dan gerbong barang.

Lokomotif dengan berat 18 ton, memiliki susunan roda 0-8-0T dengan dua silinder berdimensi 300 mm x 340 mm dan roda berdiameter 600 mm.

Silinder dilengkapi kotak pasir (sand box), digunakan untuk menyemprot pasir ke jalan rel agar permukaan rel kering sehingga roda tidak slip.

Berbahan bakar kayu jati, menggunakan sistem superheater, yaitu sistem pembakaran dengan mengalirkan uap bertekanan tinggi dari kubah menuju silinder.

Lokomotif TD 10 dapat melaju, hingga kecepatan maksimum 25 km/jam di jalan rel dengan gauge 600 mm.

dok WAG

Tapi, sekarang jalan real gauge 600 mm, sudah ditutup sejak 1972-1973. Karena tidak sanggup bersaing dengan moda transportasi darat lainnya, kini lokomotif TD 10 dijadikan monumen di depan kantor pusat KAI di Jalan Perintis Kemerdekaan Bandung.

Saya beruntung, pekan ini berkesempatan berkunjung bersama teman influencer. Dan tak lupa berfoto bersama, untuk mengabadikan moment sangat berharga.