KKN Undip : Sosialisasikan QRIS dan Peluang Bisnis Baru Produk Olahan Mangga

Mahasiswa Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Agung Wiranata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pekalongan (02/08/2024) – Desa Pucung dikenal dengan mangganya yang melimpah, namun potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menghasilkan produk olahan yang bernilai tinggi. Dalam program multidisiplin ini, mahasiswa Tim II KKN Undip memberikan pelatihan mengenai berbagai cara pengolahan mangga yang dapat dijadikan produk bisnis, seperti bolu mangga, mango sticky rice dan puding mangga

Pelatihan ini diawali dengan pembuatan bolu kukus mangga yang dibuat oleh mahasiswa KKN Undip untuk pemaparan sebagai contoh produk olahan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat desa pucung. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari teknik pembuatan produk olahan mangga, pengemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran yang efektif. Mahasiswa juga memperkenalkan konsep QRIS sebagai solusi pembayaran digital yang dapat memudahkan transaksi jual beli produk olahan mangga. Dengan QRIS, para pelaku usaha tidak hanya bisa menerima pembayaran tunai tetapi juga melalui aplikasi dompet digital yang semakin populer.
Program ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi lokal dan digitalisasi, agar mereka dapat sukses dalam mengembangkan bisnis olahan mangga dan memanfaatkan teknologi QRIS.
Dengan berakhirnya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Pucung dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha mereka, meningkatkan pendapatan, dan memperluas jangkauan pasar produk olahan mangga mereka.
