Konten dari Pengguna

Mahasiswa Sulap Limbah Jadi Untung: Inovasi Aquaponik Bikin Cuan!

Agung Wiranata

Agung Wiranata

Mahasiswa Universitas Diponegoro

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Agung Wiranata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

dokumentasi aquaponik bersama masyarakat dan perangkat desa pucung
zoom-in-whitePerbesar
dokumentasi aquaponik bersama masyarakat dan perangkat desa pucung

Pekalongan (09/08/2024) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan program multidisiplin di Desa Pucung dengan tema aquaponik. Aquaponik adalah solusi yang sangat potensial untuk pertanian di daerah dengan lahan terbatas. Dengan menggunakan sistem ini, masyarakat tidak hanya dapat menanam sayuran tetapi juga membudidayakan ikan secara bersamaan, sehingga menghasilkan dua produk dalam satu sistem.

Dalam pelatihan yang diadakan di balai desa,mahasiswa menjelaskan secara detail perhitungan biaya modal awal, termasuk pembelian peralatan aquaponik seperti Kolam, sistem pompa, dan media tanam. Selain itu, peserta diajarkan cara menghitung pendapatan dari hasil panen sayuran dan ikan yang dihasilkan melalui sistem tersebut.

Melalui analisa usaha aquaponik, kami ingin memberikan gambaran nyata kepada warga tentang bagaimana teknologi ini bisa menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan. Selain efisien dalam penggunaan lahan dan air, aquaponik juga dapat menghasilkan produk organik yang bernilai jual tinggi.

dokumentasi di akhir sesi pemaparan materi aquaponik

Dengan berakhirnya program KKN ini, Harapannya warga Desa Pucung dapat terus mengembangkan usaha aquaponik dengan baik dan mandiri. Program ini tidak hanya memberikan wawasan baru kepada masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha yang berkelanjutan dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan.