Konten dari Pengguna

Arsip Membuktikan Legalitas dalam Berbangsa dan Bernegara

Agus  Buchori
Saya seorang arsiparis di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan yang suka menulis. Tinggal di pesisir utara Lamongan tepatnya di Desa Paciran, Kecamatan Paciran , Kabupaten Lamongan, Jawa Timur
26 Maret 2021 13:58 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Arsip Membuktikan Legalitas dalam Berbangsa dan Bernegara
Arsip memiliki peran yang tidak kecil dalam membuktikan eksistensi sebuah negara. Arsip berguna untuk membentuk jati diri sebuah bangsa. #userstory
Agus Buchori
Tulisan dari Agus Buchori tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi arsip. Foto: Dok. Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arsip. Foto: Dok. Pixabay
ADVERTISEMENT
Legalitas adalah unsur penting dalam bernegara. Hal ini menunjukkan ada kepastian hukum dalam suatu negara. Peran penting Arsip di sini sebagai bukti keberadaan transaksi dalam bernegara; bagaimana hubungan negara dan warga negara bisa terlihat dari dokumen yang dihasilkannya.
ADVERTISEMENT
Begitu juga dalam berbangsa. Sebagai sebuah bangsa, peran arsip tidak kalah penting karena ia bisa menjadi tali simpul untuk mengikat berbagai suku bangsa yang pada akhirnya membentuk sebuah jati diri nasional.
Sebagai negara, Indonesia sudah menunjukkan eksistensinya sejak diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. Pada saat itu, negara kita terbebas dari penjajahan dan memerangi segala bentuk penjajahan, sebagaimana tertuang dalam naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 1945.
Namun, sebagai sebuah bangsa, keberadaan Indonesia sebenarnya sudah ada sebelum kemerdekaan itu dideklarasikan. Meski demikian, kesadaran sebagai sebuah bangsa baru tumbuh di benak masyarakat Indonesia di awal abad ke-20, yaitu dengan diadakannya Kongres Pemuda tahun 1928, yang menjadi cikal bakal lahirnya hari Sumpah Pemuda.
Dalam kaitannya dengan keberadaan sebuah bangsa dan negara ini, arsip mempunyai peranan strategis untuk membuktikan kedua entitas ini. Meski peran penting arsip ini sangat terikat dengan hal tersebut, tetapi kesadaran pengarsipan di Republik ini masih jauh panggang dari api.
ADVERTISEMENT
Pemahaman tentang definisi arsip juga masih kurang familiar di sebagian masyarakat kita. Arsip, sebagaimana yang tertuang dalan UU No 43 Tahun 2009 tentang kearsipan:
Kurangnya kesadaran ini bisa kita telisik dari sejarah awal berdirinya Republik ini. Pertama, sebagai contoh, proses proklamasi yang begitu fenomenal hampir saja kehilangan naskah asli tulisan tangan sang Proklamator jika tidak ada pemuda B.M. Diah yang memungutnya dari tempat sampah ketika naskah itu selesai disalin oleh Sayuti Melik.
ADVERTISEMENT
Kedua, hilangnya surat asli Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang diberikan Presiden Sukarno kepada Jenderal Suharto. Entah ini sebuah kesengajaan atau hanya keteledoran belaka, masih menjadi pertanyaan banyak pengamat dan juga ahli sejarah.

Peran Penting Keberadaan Arsip dalam Kehidupan sebagai Bangsa

Sebagai sebuah bangsa, perjalanan sejarah ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budayanya harusnya sudah terekan dalam arsip. Meski belum terkelola secara nasional, karena begitu banyaknya suku bangsa, namun di antara suku bangsa ini ada yang sudah mengenal tulisan. Ini adalah modal utama untuk memugar kembali informasi tentang sejarah masa lalu bangsa ini.
Dengan melakukan penyelamatan arsip pada suku bangsa yang ada di Nusantara, diharapkan bisa lebih mudah untuk melihat garis yang menghubungkan keterkaitan sebagai sebuah bangsa antarsuku bangsa yang satu dan lainnya.
ADVERTISEMENT
Mengetahui khazanah yang terekam dalam arsip dapat menumbuhkan dan mengembangkan rasa bangga kita sebagai warga negara Indonesia. Melihat perjuangan para pendiri bangsa dalam mewujudkan kesadaran masyarakat sebagai sebuah bangsa yang sama ternyata begitu penuh liku dan tantangan yang tidak ringan.
Wujud rasa sebagai sebuah bangsa yang sama; warga negara terhadap bangsa Indonesia adalah dengan menghargai, merawat, dan meneladani jejak langkah perjalanan bangsa melalui kiprah para pendiri bangsa yang sebelumnya masih bejalan secara primordial tersebut.
Masihkah kita sebagai bangsa mau menanggung risiko dari keteledoran maupun pengabaian kita terhadap arsip bangsa kita? Risiko yang ada adalah hilangnya jati diri kita sebagai sebuah bangsa maritim ini.

Peran Penting Keberadaan Arsip dalam Bernegara

Dalam kaitannya sebagai sebuah negara, peran arsip bahkan lebih vital lagi. Arsip bisa menunjukkan eksistensi sebuah wilayah secara konstitusional dan legal.
ADVERTISEMENT
Ada banyak contoh akibat keteledoran kita terhadap arsip yang mengancam keberadaan maupun kedaulatan kita sebagai sebuah negara yang merdeka dan berdaulat. Salah satu contoh adalah lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke tangan negara tetangga, Malaysia.
Dalam kasus ini, Malaysia mampu menyajikan bukti-bukti autentik tentang kegiatan sebuah negara di wilayahnya. Terkait dengan Pulau Sipadan dan Ligitan ini, Malaysia mempunyai bukti arsip yang menyimpan aktivitas Inggris sebagai koloni Malaysia berupa pengumpulan telur penyu, pemeliharaan satwa burung, dan pemeliharaan mercusuar yang berada di sana.
Selain itu, dalam tataran urusan dalam negeri, keberadaan arsip bisa mendudukkan peran antara warga negara dan pemerintah secara legal. Keberadaan arsip yang dimiliki setiap warga negara bisa mengamankan hak-hak keperdataan mereka sebagai warga negara. Misalnya saja, arsip kependudukan dan kepemilikan harta benda.
ADVERTISEMENT
Sebagai warga negara yang sah dibuktikan dengan akta kelahiran dan juga Kartu Tanda Penduduk, warga negara mempunyai hak-hak yang harus dipenuhi pemerintah sebagai penyeleanggara pemerintahan yang mengurusi segala urusan warga negara. Namun demikian, di samping memiliki hak, setiap warga negara juga mempunyai kewajiban pada negara yang juga harus dipenuhi.
Dengan tertibnya arsip yang diselenggarakan oleh pemerintah dan warga negara akan membawa keuntungan ekonomis kedua belah pihak, yaitu bisa memilah mana yang menjadi milik publik dan milik pribadi. Perselisihan yang terjadi antarkeduanya, misalnya dalam kasus kepemilikan tanah, bisa dihindarkan.
Selain itu, pemerintah pun bisa mengetahui neraca kekayaan negara yang berada di wilayah pengelolaannya. Tentunya kesadaran tentang kearsipan ini menjadi tanggung jawab semua pihak di negeri ini.
ADVERTISEMENT
Itulah dua peran penting arsip kaitannya dalam kehidupan berbangsa dan negara. Kesadaran untuk selalu tertib dalam pengelolaan kearsipan memang menjadi tanggung jawab pemerintah namun juga perlu partisipasi masyarakat sebagai wujud kepeduliannya dalam kehidupan bernegara. Salam sadar dan tertib arsip.