Teknologi UFO yang Jatuh di Amerika Serikat

Pengajar di Program Studi Fisika di Institut Teknologi Kalimantan
Konten dari Pengguna
2 Agustus 2022 19:24
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Agus Rifani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Balasan surat FOIA yang ditujukan kepada Anthony Bragaglia pada tahun 2021. File dokumen dan surat tersebut dapat diakses pada laman pribadi Anthony B. dan laman FOIA DIA AS. (Foto tangkapan layar oleh Agus Rifani, 2022)
zoom-in-whitePerbesar
Balasan surat FOIA yang ditujukan kepada Anthony Bragaglia pada tahun 2021. File dokumen dan surat tersebut dapat diakses pada laman pribadi Anthony B. dan laman FOIA DIA AS. (Foto tangkapan layar oleh Agus Rifani, 2022)
ADVERTISEMENT
Betul, Unidentified Aerial Phenomena (UAP) atau Unidentified Flying Object (UFO) telah jatuh dan diteliti oleh perusahaan swasta yang berkontrak dengan pemerintah Amerika Serikat (AS). Informasi ini saya dapat dari Defense Intelligence Agency (DIA) AS dalam sebuah surat balasan FOIA bertanggal 8 Januari 2021. FOIA atau Freedom of Information Act adalah hak warga negara AS untuk mendapatkan informasi dari pemerintah.
ADVERTISEMENT
Surat balasan itu ditujukan kepada Anthony Bragaglia dan merupakan jawaban dari surat yang dia kirimkan kepada DIA AS pada tahun 2017. Informasi yang diminta oleh Anthony B. cukup aneh jika dibaca oleh orang yang tidak mengikuti perkembangan UFO di Amerika Serikat.
Pertama-tama, surat permintaan dari Anthony B. menyebutkan keberadaan suatu unit khusus di bawah Pentagon yang menyelidiki UAP/UFO di AS. Unit yang bernama Advanced Aerospace Threat Identification Program atau AATIP itu baru terungkap ke publik pada tahun 2017, jauh lama setelah program tersebut berakhir, yaitu tahun 2012.
Selanjutnya ia menyebutkan bahwa AATIP memiliki gudang penyimpanan di Las Vegas yang akan digunakan untuk menyimpan material paduan serupa logam (metal-like alloy) yang diambil dari UAP. Material yang dimaksud berupa serpihan residu, serpihan yang mengapung di laut, material yang lepas atau material dari UAP/UFO yang jatuh.
ADVERTISEMENT
Anthony B. kemudian menyebutkan dengan spesifik informasi yang dia minta, yaitu berupa dokumentasi yang memuat:
  1. Deskripsi fisik.
  2. Sumber material.
  3. Peristiwa dan metode mendapatkan material.
  4. Lembaga di pemerintahan AS yang menjaga material tersebut.
  5. Judul dan penulis laporan analitik dan teknis tentang material itu.
  6. Nama kontraktor swasta pemerintah AS yang terlibat dalam penyimpanan dan penelitian material.
  7. Hasil pengujian material UAP yang jatuh, termasuk sifat fisika, kimia dan komposisi unsur serta penentuan material tersebut, apakah berasal dari Bumi atau luar Bumi.

Balasan DIA Mengungkap Teknologi UFO

Tiga tahun kemudian barulah DIA menyampaikan surat balasan kepada Anthony B. Isi surat menyebutkan hasil pencarian pada sistem DIA menghasilkan lima dokumen yang berjudul:
  1. Metallic Glasses, Status and Prospects for Aerospace Applications (30 halaman).
  2. Biomaterials (32 halaman).
  3. Materials for Advanced Aerospace Platforms (27 halaman).
  4. Metallic Spintronics (27 halaman).
  5. Metamaterials for Aerospace Applications (38 halaman).
ADVERTISEMENT
Judul dokumen hasil penelitian material UAP tersebut mengisyaratkan prospek pemanfaatan teknologi canggih yang akan mengubah dunia. Meskipun demikian ada kenyataan yang lebih menghebohkan: DIA memiliki material UAP/UFO yang jatuh di AS! Dan ini disebutkan dalam surat resmi mereka!
Sampai di sini, mari kita berhenti sejenak dan mencerna apa yang baru saja terjadi. Seperti yang telah ramai diberitakan oleh media AS dan media-media lain di dunia, bahwa AS melalui DIA, pada tahun 2020 lalu merilis tiga video UAP hasil rekaman kamera inframerah di pesawat tempur Angkatan Laut AS. Setahun kemudian, melalui surat balasan FOIA di atas, mereka memberi tahu bahwa mereka telah melakukan penelitian pada material UAP yang jatuh di AS.
ADVERTISEMENT
Saya heran mengapa media di seluruh dunia tidak gempar dengan surat balasan FOIA ini. Memang tidak menutup kemungkinan bahwa UAP berasal dari negara selain AS, namun jika benar demikian, maka AS telah mengungkapkan ke publik ketertinggalan teknologi mereka dibandingkan negara lain. Sesuatu yang tidak mungkin dilakukan negara besar seperti AS.
Sementara itu, disisi lain, karakteristik UAP diluar dari apa yang dapat dipertunjukkan dengan teknologi penerbangan saat ini. Sehingga, satu-satunya kesimpulan yang dapat diambil, paling tidak bagi saya, adalah UAP tidak dibuat oleh manusia alias dibuat oleh Alien! Dalam hal ini saya tidak sendiri, laporan Cometa yang dikeluarkan oleh tim investigasi di Prancis tahun 1999 menjelaskan hipotesis paling mungkin adalah hipotesis ekstraterestrial.
ADVERTISEMENT
AATIP adalah unit yang bekerja dari tahun 2009 sampai dengan 2012. Sehingga kejadian jatuhnya UFO di AS seharusnya terjadi sebelum 2012. Sebagai informasi, salah satu video rekaman UFO yang dirilis DIA tahun 2020 berasal dari peristiwa tahun 2004.
Kita tidak sedang membicarakan UFO yang sering diceritakan telah jatuh di Roswell tahun 1947. Surat balasan FOIA di atas menunjukkan apa yang terjadi di AS pada awal abad ke-21. Melalui surat itu, AS seakan-akan ingin menyampaikan kepada masyarakat dunia, “Ya, kami memiliki material UFO yang jatuh di AS dan kami sudah melakukan penelitian terhadap material tersebut!”
Namun, kita sebagai bagian masyarakat dunia, rupanya bersikap biasa saja. Mungkin kita hanya akan menjadi konsumen dari teknologi yang dikembangkan negara lain?
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020