Wisata Dakwah 'Aisyiyah : Memperkuat Silaturahmi dan Pertumbuhan Ekonomi

Mahasiswa D3 Teknik Telekomunikasi Telkom University National Campus Purwokerto
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Agus Setiyawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ahad, 19 Mei 2024, di Alun-Alun Pancasila, Kebumen
Pada Ahad, 19 Mei 2024, Alun-Alun Pancasila di Kebumen menjadi saksi dari acara besar Wisata Dakwah 'Aisyiyah. Acara ini menarik lebih dari 15 ribu peserta dari berbagai daerah seperti Kabupaten Magelang, Wonosobo, Purworejo, Temanggung, Kota Magelang, serta masyarakat Kebumen.
Sorotan Tausyiah KH. KRAT. Dr. M. Tafsir, M.Ag
Sesi tausyiah menjadi pusat perhatian dalam Wisata Dakwah 'Aisyiyah. KH. KRAT. Dr. M. Tafsir, M.Ag, menyampaikan pesan-pesan islami yang mendalam dengan mengutip ayat-ayat Al-Quran dan hadis Rasulullah SAW. Tausyiah ini mengajak peserta untuk memahami dan mengamalkan kearifan Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Beragam Penampilan Seni
Acara ini tidak hanya menyuguhkan tausyiah, tetapi juga menampilkan berbagai kesenian yang menghibur dan mendidik. Penampilan Marching Band, Tarian Tapak Suci, Tarian TK ABA, Tari Lawet, serta penampilan pandu Hizbul Wathan dan penyanyi cilik menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang penuh warna.
Sambutan dari Bupati Kebumen dan Ketua PWA Jateng
Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya acara ini untuk memperkuat silaturahmi antarwarga Muhammadiyah dan Aisyiyah. Beliau juga berharap acara ini dapat memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi Kebumen dan mengajak peserta untuk menjelajahi obyek wisata lokal, seperti Pantai Pandan Kuning.
Ketua PWA Jateng, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini dan berdoa agar amal kebaikan yang dilakukan mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT.
Menggabungkan Dakwah dan Pertumbuhan Ekonomi
Pesan utama dari Wisata Dakwah 'Aisyiyah adalah bahwa dakwah bukan hanya tentang penyampaian pesan agama, tetapi juga tentang mempererat hubungan sosial dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan menggabungkan nilai-nilai keislaman, seni, dan kearifan lokal, acara ini menjadi model inspiratif bagi masyarakat dalam memperjuangkan kebaikan.
