Suasana Baru Pembelajaran Sejarah di SDN 01 & 03 Gumiwang Lor oleh KKN UNDIP

mahasiswi sejarah undip
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari ahimsazhrn tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Gumiwang Lor, Wonogiri (18/08/2024) – Sejarah menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Indonesia karena sejarah menjadi salah satu warisan berharga yang harus kita jaga dan lestarikan untuk generasi mendatang. Selain itu, sejarah dapat membantu memahami identitas dan perjuangan bangsa. Mempelajari sejarah memberikan wawasan tentang asal-usul, perkembangan, serta nilai-nilai yang membentuk negara ini. Dengan memahami sejarah, bangsa Indonesia dapat menghargai perjuangan para pahlawan, menghindari kesalahan masa lalu, dan membangun masa depan yang lebih baik. Mahasiswi KKN TIM II Universitas Diponegoro menginisiasikan pentingnya sejarah kepada masyarakat Desa Gumiwang Lor, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, khususnya pada anak-anak yang kelak akan menjadi generasi emas bangsa Indonesia. Melihat pembelajaran sejarah pada tingkat sekolah dasar yang terkesan membosankan, mahasiswi TIM II KKN Undip bernama Ahimsa Zaharani Adzvar melakukan program kerja yang sasarannya adalah anak SD di SDN Gumiwang Lor 01 dan 03. Program kerja ini dilatarbelakangi karena melihat pembelajaran sejarah sering dikaitkan dengan kata-kata membosankan dan tidak menyenangkan, sehingga Ahimsa ingin mengubah persepsi pembelajaran yang membosankan dan tidak menyenangkan menjadi pembelajaran yang gembira, asyik, menyenangkan, dan tercapai semua indikator pembelajaran sejarah menggunakan teknologi yang canggih.


Ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat ini semakin berkembang, terutama dalam proses pembelajaran sejarah yang semakin mudah dan seru, seperti menonton video animasi mengenai pembelajaran sejarah. Ahimsa Zaharani Adzvar melaksanakan program kerjanya pada SDN 01 Gumiwang Lor yang dihadiri oleh siswa dari semua jenjang dan SDN 03 Gumiwang Lor yang dihadiri oleh siswa kelas 6 SD. Melalui program kerja Transformasi Metode Pembelajaran Sejarah di Desa Gumiwang Lor yang semula bersifat membosankan dan tidak menyenangkan dapat mengubah metode pembelajarannya menjadi mengasyikkan dan menyenangkan. Hal ini mendorong tumbuh kembang siswa dan daya ingat serta berpikir kritis untuk lebih peka dengan sejarah dan mengambil nilai moral dari setiap pembelajaran yang telah berlalu. Anak-anak pun dapat belajar sejarah di mana pun dan kapan pun karena aksesnya yang mudah dan menarik. Hal ini mengarahkan anak untuk mengalihkan penggunaan gadget serta internet yang berlebihan ke arah yang lebih bermanfaat dan bijak, salah satunya dengan menyediakan konten edukatif seperti video sejarah yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kreativitas anak.
Dalam melaksanakan program kerja ini, diawali dengan pemaparan materi singkat untuk memperkenalkan topik yang akan ditampilkan pada video yang menjelaskan tentang proses kemerdekaan Indonesia dari pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki hingga pembacaan proklamasi. Setelah pemutaran video, siswa-siswi akan diberikan kuis sesuai dengan topik untuk menunjang ingatan serta ketepatan dalam menjawab soal tersebut. Pemilihan program kerja ini diharapkan menumbuhkan rasa cinta tanah air, patriotisme, dan nasionalisme yang ditanamkan sejak dini supaya mereka terbiasa ke depannya untuk mengingat sejarah dan menanamkan nilai-nilai positif dari peristiwa sejarah.
Penulis: Ahimsa Zaharani Adzvar
Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
KKN Desa Gumiwang Lor, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri
