Konten dari Pengguna

Meraih Khusyuk Di Tengah Kebisingan Dunia

Ahlul Firdaus

Ahlul Firdaus

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ahlul Firdaus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kehidupan modern seringkali dikelilingi oleh kebisingan dan gangguan yang dapat menghalangi ketenangan batin. Disamping itu, hiruk-pikuk kehidupan saat ini, di mana informasi, kesibukan, dan gangguan terus-menerus mendatangi kita. ditambah, suasana yang serba tergesa-gesa dan penuh distraksi mengakibatkan kita menjadi sulit dalam mendapatkan ketenangan jiwa. sehingga mencari ketenangan dan khusyuk dalam masa ini dapat menjadi tantangan tersendiri.

Khusyuk adalah keadaan pikiran yang tenang, fokus, dan penuh kesadaran saat beribadah atau melakukan aktivitas spiritual lainnya. Disamping itu, meraih khusyuk dan tenang memiliki urgensi yang tinggi dalam menjalani kehidupan. Hal ini membantu kita menghadapi berbagai tantangan, meningkatkan kualitas hubungan, meningkatkan produktivitas, menjaga kesehatan mental dan emosional, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan Tuhan.

Gerakan sujud pada sholat, Foto: Istimewa

A. Menciptakan Ruang yang Tenang:

Salah satu cara efektif untuk mencapai khusyuk adalah dengan menciptakan ruang yang tenang di lingkungan sekitar kita. Ini bisa berarti membangun suasana kondusif di lingkungan tempat kita berada, atau dengan mencari tempat yang sunyi dan sepi di rumah atau di tempat ibadah, di mana kita dapat menghindari gangguan dan kebisingan yang mengganggu konsentrasi kita. Selain itu, mengatur waktu khusus untuk beribadah atau refleksi diri juga dapat membantu menciptakan ruang yang tenang di tengah kehidupan yang serba sibuk.

B. Mengatur Waktu untuk Merenung dan Berdiam Diri:

Dalam era dimana kita selalu terhubung dengan teknologi dan media sosial, mengalokasikan waktu untuk merenung dan berdiam diri dapat membantu kita dalam menenangkan pikiran dan meraih khusyuk. Carilah momen di mana Anda dapat melepaskan diri dari gangguan digital dan menghabiskan waktu sendirian untuk berpikir, mempertimbangkan, dan berkomunikasi dengan diri sendiri dan Tuhan. Praktik ini dapat membantu memfokuskan pikiran dan menghilangkan kebisingan yang memenuhi kehidupan sehari-hari.

C. Latihan Meditasi dan Relaksasi:

Meditasi dan teknik relaksasi lainnya telah terbukti efektif dalam membantu mencapai khusyuk. Dengan melakukan latihan pernapasan, visualisasi, atau teknik meditasi lainnya, kita dapat mengalihkan perhatian dari kebisingan luar dan mengarahkannya ke dalam, menciptakan kedamaian batin yang memungkinkan kita untuk merasa lebih dekat dengan Tuhan atau diri sendiri.

D. Membatasi Paparan Informasi dan Gangguan Digital:

Salah satu sumber kebisingan yang paling dominan dalam kehidupan modern adalah paparan informasi dan gangguan digital. Untuk mencapai khusyuk, penting untuk dapat membatasi waktu dan paparan terhadap media sosial, berita, dan perangkat elektronik lainnya. Dengan mengurangi paparan ini, dapat membantu kita dalam menciptakan ruang ketenangan dalam diri, dan refleksi yang lebih dalam.

E. Membangun Kedekatan dengan Tuhan:

Akhirnya, dalam upaya meraih khusyuk di tengah kebisingan dunia, penting untuk membangun kedekatan dengan Tuhan atau praktik spiritual yang kita ikuti. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyediakan waktu khusus untuk beribadah dan berdoa dalam setiap hari. Serta membangun kesadaran akan selalu ada kehadiran tuhan dalam mengawasi kehidupan ini.

Meskipun meraih khusyuk di dalam dunia modern yang penuh dengan kebisingan dan distraksi ini terasa sulit, akan tetapi hal tersebut bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Dengan kesungguhan, latihan yang konsisten, dan keinginan yang tulus, kita dapat mencapai khusyuk di tengah kebisingan dunia. Dan ketika kita melakukannya, kita akan menemukan kedamaian yang mendalam dan kebahagiaan yang tidak tergoyahkan dalam hubungan kita dengan Tuhan.