Kesenian Teater Rakyat Bagi Masyarakat

Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Tulisan dari Ahmad Fauzi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kesenian teater merupakan salah satu seni tertua di dunia. seni teater mulanya digunakan sebagai upacara persembahan kepada para leleuhur. Namun seiring berjalannya waktu, teater berkembang menjadi sebuah seni yang dapat dinikmati keindahannya melalui adegan-adegan di atas panggung. Dalam pengertian teater berasal dari bahasa Yunani, yaitu teateron yang memiliki arti tempat melihat. Adapun teater juga bisa diartikan sebagai suatu kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan tubuhnya sebagai alat atau media utama untuk menyatakan rasa dan karsa-nya ke dalam suatu karya seni (pertunjukan). Dalam menyatakan rasa dan karsa. alat atau media utama ditunjang oleh tiga unsur, yaitu tubuh manusia sebagai alat atau media utama (pemain/ aktor), kemudian gerak sebagai unsur penunjang (gerak tubuh, bunyi, rupa), dan suara sebagai unsur penunjang '(kata, ucapan). (Nano Riantiarno, 2011: 1)
Lalu, apa itu teater rakyat?
Teater rakyat adalah sebuah pertunjukan teater yang berkembang di masyarakat. Menurut Nano Riantiarno (2011: 28) terdapat beberapa ciri dari pegelaran teater rakyat. Pertama, memiliki lakon tanpa naskah. Biasanya cerita yang dimainkan dalam teater rakyat berasal dari sejarah, dongeng, mitologi, dan kehidupan sehari-hari tanpa ditulis ke dalam bentuk naskah. Kedua, penyajian pagelaran teater rakyat melalui beberapa unsur di dalamnya yaitu dialog, tari, nyanyian, dan komedi. Contohnya dalam kesenian teater rakyat Ubrug di Banten yang di dalamnya meliputi unsur seni tari (jaipong), nyanyian (nandong), dan dialog dari para aktor; Ketiga, Spontanitas jadi dasar pergelarannya. Maksud dari spontanitas tersebut adalah lakon yang dimainkan tanpa memiliki naskah secara tertulis, sehingga nilai dan laku dramatiknya tercipta secara spontan di atas panggung; Keempat, Dua unsur emosi menyatu. Unsur emosi tersebut adalah tertawa dan menangis. Hal tersebut terjadi karena dalam pertunjukan teater rakyat mengandung komedi di dalamnya dan menampilkan konflik-konflik yang cendrung memprihatinkan; Kelima, Menggunakan tetabuhan atau musik tradisional. Tetabuhan dari musik tradisional menjadi salah satu khas dari teater rakyat. Tetabuhan tersebut biasnaya digunakan untuk mengisi suasana agar terbangun atau sebagai daya tarik penonton; Keenam, Sifat pertunjukan santai. Salah satu ciri khas lainnya dari teater rakyat adalah adanya interaksi anatara penonton dan pemain, sehingga pertunjukan teater rakyat menjadi lebih hidup ketika suasana terjalin begitu baik anatara pemain dan penonton; Ketujuh, tempat pergelaran terbuka atau arena. Pertunjukan teater rakyat biasanya dilakukan di tempat terbuka dan tanpa adanya kursi. Jadi setiap penonton yang datang akan berada pada ubin yang sejajar dengan para pemain, namun tidak menutup kemungkinan sebuah pagelaran teater rakyat dilakukan di tempat tertutup seperti gedung kesenian; Dan yang terakhir, tidak dipungut biaya. Pertunjukan teater rakyat biasanya tidak dipungut biaya. Akan tetapi biasanya para penonton melempar saweran kepada para pemain atau penari jaipong. Hal tersebut dikarenakan para penonton ingin melihat jaipongan kembali atau terdapat lelucon yang pecah di dalamnya.
Apa yang didapat jika masyarakat mengapresiasi teater rakyat?
Terdapat beberapa manfaat teater rakyat bagi masyarakat, diantaranya melestarikan bahasa daerah, melestarikan kesenian tradisional, dan sebagai tontonan dan tuntunan. Penggunaan bahasa daerah dalam sebuah pertunjukan teater rakyat tidak dapat dipisahkan. Hal tersebut membuat eksistensi bahasa daerah di masyarakat terus meningkat. Misalnya dalam pertunjukan teater rakyat Ubrug. Dalam pertunjukan teater rakyat Ubrug, bahasa yang digunakan adalah bahasa daerah Jawa Serang dan bahasa daerah Sunda Banten. Penggunaan bahasa daerah dalam dialog para pemain membuat ruh dari pertunjukan teater rakyat menjadi terasa dan menjadi ciri khas tersendiri.
Selain melestarikan bahasa daerah tentu saja sebuah pertunjukan teater rakyat juga dapat melestarikan kesenian tradisional. Bagaimana teater rakyat dapat melestarikan kesenian tradisionalt? Seperti kita ketahui bahwa teater rakyat tergolong kedalam kesenian tradisional. Kemudian di dalam teater rakyat terdapat berbagai macam kesenian, diantaranya musik, nyanyian dan tarian. Dengan kata lain, jika terdapat sebuah pertunjukan teater rakyat artinya terdapat pertunjukan seni lain di dalamnya. Contohnya dalam kesenian teater rakyat Ubrug. Dalam kesenian teaer rakyat Ubrug biasnya terdapat terdapat tarian di dalamnya. Tarian tersebut dapat berupa jaipong atau dikolaborasikan dengan tarian rampak bedug. Artinya ketika teater rakyat eksistensinya terjaga di masyarakat maka secara tidak langsung unsur seni di dalamnya ikut eksis di masyarakat.
Perlu kita ketahui bahwa teater rakyat bukan hanya sekedar tontonan, tapi juga sebagai tuntunan bagi masyarakat. Artinya di dalam teater rakyat selain menjadi sarana hiburan dan menampilkan keindahan-keindahan melalui karya seni, terdapat pesan yang ingin disampaikan di dalamnya. Pesan-pesan tersebut dapat berupa pelajaran secara moral yang diharapkan dapat diterima dan diterpkan di kehidupan masyarakat.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa teater rakyat bagi masyarakat adalah sebuah jati diri bagi masyarakat. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarena teater rakyat menggambarkan karakter atau identitas masayarakat daerah tersebut di dalam pagelarannya. Artinya berbagai aspek kehidupan masyarakat termasuk seni dan budaya tergariskan di dalam lakon-lakon yang dimainkan. Itulah mengapa teater rakyat disebut sebagai identitas atau jati diri masayarakat, karena bagaimana-pun teater rakyat dekat dengan rakyat.
