Muliakan Ibumu, Hormati Bundamu

Konten dari Pengguna
16 April 2018 14:44
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Ahmad Husni tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Memerankan peran sebagai Menjadi ibu rumah tangga sekaligus wanita karir bukanlah hal yang mudah. Pembagian peran dan waktu antara pekerjaan rumah tangga dan karir menjadi hal yang harus dihadapi setiap hari.  Memilih menjadi Wanita Karir atau Ibu Rumah Tangga? semuanya ada plus minusnya. Wanita bekerja di luar rumah ataupun di dalam rumah adalah sebuah pilihan. Menjadi ibu rumah tangga total pun merupakan pilihan yang sudah disepakati dalam perjalan hidupnyua. 
Kedudukan perempuan sangat besar dalam kehidupan manusia, meskipun jumlah perempuan separoh dari masyarakat ternyata semua masyarakat ini lahir dari perempuan. Posisi dan peran inilah yang sangat menentukan warna sejarah dan perjalanan sebuah bangsa,kita bersepakat  mengatakan bahwa perempuan atau ibu merupakan pilar pondasi dari sebuah entitas yang bernama bangsa dan yang sangat dikenal dengan perempuan tiang negara.
Yang menjadi menarik adalah saat, seorang perempuan yang harus berperan sebagai Single parent harus memerankan sebagai ibu rumah tangga dan harus berkarir dalam bekerja. Single parent hadir bagai manusia super. Super sabar. Super kuat. Super berani. Super telaten. Dan seabrek julukan super lainnya, layak disandangkan pada sosoknya. Hingga jika ia perempuan kita menyebutnya super mom. Bagaimana tidak. Setumpuk tugas dan pekerjaan, yang harusnya dibagi dengan pasangan hidup, harus dikerjakan sendirian. Menjadi ayah, sekaligus menjadi ibu bagi buah hati mereka. 
Manusia mana yang ingin berpisah dengan orang yang dicintai? Namun kadang takdir hidup  tak selalu berjalan seiring dengan harapan, menjadi single parent, baik itu karena perceraian maupun dipisahkan oleh kematian adalah sesuatu yang pasti tak seorangpun didunia ini menginginkannya. Dibutuhkan motivasi yang tinggi untuk bangkit maju melangkah kehidupan kedepan demi anak anak dan keluarga. 
Setiap manusia pasti membutuhkan motivasi untuk membangkitkan, membangun kualitas, membentuk dan mencapai tujuan hidup yang lebih baik. Diri sendiri adalah motivator terbaik yang semua manusia miliki. Bekerja adalah media aktualisasi diri selain mencari nafkah tentunya.untuk melanjutkan karirnya atau bekerja di luar rumah merupakan pilihan dengan berbagai resiko. Terlebih kalau sudah dikaruniai anak. Menjadi Wanita Karir atau Ibu Rumah Tangga akan menjadi pilihan yang sulit. Terkadang naluri seorang ibu menjadikannya berat meninggalkan anak, namun sebuah keharusan tetap wajib dijalankan.
Seperti halnya sosok Mariana Harahap yang terlahir di jakarta pada bulan juni 1959, telah menjadi sosok menjadi idola bagi anak dan keluarganya. Ir, Hj Mariana Harahap, MBA nama lengkap dari Bunda Mariana, terlahir dari ibu yang bernama Alhm. Hj Siti Nuralam Rambe yang dan Alm. Bapak H. A. Rachmad Harahap pernah menempuh pendidikan dan memperoleh gelar S1 dari Fak. Arsitektur Lansekap & Teknologi Lingkungan Universitas Trisakti Jakarta dan S2 dibidang Pemasaran.
Sosok Bunda Mariana sudah menjadi idola yang dicintai dan disenanangi oleh anak anaknya serta keluarganya.  Keseharianya Mariana yang harus menjadi  Single parent bukan hanya menjadi sosok yang disukai dan mengayomi bagi keluarga, dalam lingkungan tempat tinggalnya, sosok Mariana juga dikenal sangat humanis dan mampu menjadi perempuan yang bisa mengayomi masyarakat sekitar tempat tinggalnya. Khususnya Jalan Bonang, Pegangsaan Menteng Jakarta Pusat.
Bunda Mariana mampu memerankan dirinya sebagai ibu yang mampu berkarir dan membesarkan keluarga. Dalam karir Bunda Mariana telah mewujudkan keseriusannya sebagai Ketua Umum PN FALI (Forum Arsitek Lansekap Indonesia), Wakil Ketua Umum PN Ikatan Arsitektur Jakarta, Delgate IFLA, Penasehat FPLKP (Forum Pengelola Lembaga Kursus & Pelatihan)  Kementerian Pendidikan, Direktur Utama PT. Matrias Swabuana, Vice Presiden Kadin IQBC-IKBC (Indonesian Qatar-Kuwait  Business  Consul).
Sementara di lingkungan keluarga Bunda Mariana telah mampu menyekolahkan anak per
 Muliakan Ibumu, Hormati Bundamu (5667)
zoom-in-whitePerbesar
empuanya hingga ke perguruan tinggi, sedangkan sebagai wujud keperdulian pada lingkungan dia bekerja, Bunda telah mampu mempekerjakan warga sekitar di wilayah tempat tinggalnya sebagai karyawan di bidang usahanya. Tidak berhenti disitu, Bunda Mariana juga mampu memperdayakan warga sekitar untuk mampu meluangkan membangun sekolah untuk anak anak jalanan dan kurang mampu.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020