Konten dari Pengguna

Perkara Rasio Hutang Indonesia

Ahmad Idham T. Lubis

Ahmad Idham T. Lubis

A moslem, college student, PC gamer, Pro Wretling enthusiast, and casual anime/manga lover. QS 2:153

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ahmad Idham T. Lubis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jadi menjelang pemilu ini sepertinya mulai banyak pihak oposisi pemerintah yang mulai mengangkat isu hutang pemerintah sekarang. Mulai dari yang alasannya bahwa hutang itu tidak boleh sampai dengan Jokowi tidak menepati janjinya, narasi kebencian pun akan mulai merajalela. Oleh karena itu, melalui post ini saya hendak mempersenjatai diri saya sendiri (dan semoga kalian yang membaca) dengan pengetahuan mengenai kondisi hutang di negara kita.

Perkara Rasio Hutang Indonesia
zoom-in-whitePerbesar

Gambar yang saya sertakan ini adalah visualisasi rangkuman rasio hutang luar negeri dan dalam negeri di Indonesia (Sitepu, 2017). Dibuat oleh rekan mahasiswa dari STAN yang mempunyai kontribusi dalam merangkum data rasio hutang dari Laporan Keuanan Pemerintah Pusat (LKPP) dari tahun 2011 sampai dengan 2016.

Dapat kita lihat bahwa rasio hutang dalam negeri Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan rasio hutang luar negeri Indonesia. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar hutang negara adalah dari rakyatnya sendiri. Selain itu bisa dilihat tren penurunan rasio hutang luar negeri Indonesia mengalami penurunan. Saya sendiri berkesimpulan bahwa pemerintah sekarang berusaha untuk menepati janjinya dengan menolak hutang luar negeri.

Saya rasa kita tidak perlu membahas mengenai negara tidak boleh punya hutang SAMA SEKALI. Tapi pemerintah sekarang juga memiliki niatan baik untuk mengurangi hutang luar negeri Indonesia. Jadi tidak benar kalau ada yang bilang bahwa Presiden Jokowi membohongi rakyat dengan janji mengenai hutang ini.

Sekian dulu dari saya, mohon maaf bila ada kekurangan. Semoga post saya bermanfaat untuk sahabat semua.

Sampaikan kepada sahabat-sahabat kita di seluruh Indonesia bahwa Indonesia tidak akan jatuh karena perpecahan selama Indonesia menolak pembodohan.

P.S.

Open for discussion. No need for namecalling and hate speech. Let's be a smart & decent human being.

Referensi:

Sitepu, Rezeki R. (2017). ANALISIS RASIO UTANG JANGKA PANJANG DALAM NEGRI DAN UTANG JANGKA PANJANG LUAR NEGRI PEMERINTAH INDONESIA TAHUN 2011 S.D. 2016. website: http://rulih91.blogspot.co.id/2017/07/analisis-rasio-utang-jangka-panjang.html?m=1

Laporan Keuangan Pemerintah Pusat 2011 - 2016