2 HP Penumpang Berasap, Perjalanan KRL Sempat Terlambat 7 Menit

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi KRL, Senin (10/8/2026). Foto: Angga Budhiyanto/ ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KRL, Senin (10/8/2026). Foto: Angga Budhiyanto/ ANTARA FOTO

KAI Commuter membenarkan adanya kejadian dua unit ponsel (HP) milik penumpang terbakar di dalam rangkaian Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung–Tanah Abang pada Kamis (17/9) pagi.

Dalam video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap dari salah satu tas penumpang di dalam rangkaian KRL saat berada di Stasiun Rawa Buntu.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 06.49 WIB saat rangkaian Commuter Line 1641 berada di Stasiun Rawa Buntu. Peristiwa terjadi di Kereta Khusus Wanita (KKW) bagian depan rangkaian.

“Petugas Keamanan yang sedang berdinas di peron melihat adanya tas penumpang yang mengeluarkan asap. Pengguna tersebut kemudian melemparkan tas tersebut ke area peron,” kata Leza dalam keterangannya, Kamis (17/9).

Setelah tas diamankan, petugas menemukan dua unit HP dalam kondisi terbakar di dalam tas tersebut.

“Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget yang mengeluarkan asap. Petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari rangkaian kereta,” ujarnya.

instagram embed

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Kepala Stasiun dan penumpang pemilik tas untuk meminta keterangan terkait kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan awal penumpang, salah satu HP sedang digunakan sebagai hotspot. Sementara itu, kedua perangkat berada di dalam tas.

KAI Commuter menyatakan masih melakukan penanganan dan koordinasi terkait penyebab kejadian tersebut.

Atas insiden tersebut, perjalanan Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung–Tanah Abang mengalami keterlambatan sekitar 7 menit. Setelah petugas memastikan kondisi rangkaian aman, perjalanan KRL kembali dilanjutkan.

Lebih lanjut, KAI Commuter mengingatkan pengguna untuk memperhatikan kondisi HP maupun perangkat elektronik lain yang dibawa selama menggunakan Commuter Line.

“Jika menemukan kondisi yang tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons cepat dari pengguna akan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama,” tutup Leza.