BNN: Operasi di Kp Bahari Berlanjut, Masih Ada Gembong Narkoba Bercokol

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. BNN menegaskan, operasi pemberantasan tidak akan dihentikan karena masih ada gembong narkoba yang ada di sana.
"Kami akan melakukan operasi terhadap Kampung Bahari karena masih ada yang bercokol selain Bos Gendut," kata Direktur Penindakan dan Pengejaran (Dakjar) BNN, Roy Hardi Siahaan, kepada wartawan, Kamis (13/8).
Bos Gendut ditangkap pada Rabu (12/8) malam. Tim membuntuti Bos Gendut atau MR keluar dari Kampung Bahari menuju Mangga Besar. Dia ditangkap saat berada di salon kecantikan.
Dari penangkapan Bos Gendut, BNN menyita 98 kg sabu, emas batangan, dan senpi.
Dalam pemeriksaan terhadap Bos Gendot, BNN langsung mendalami unsur tindak pidana pencucian uang dan berhasil menyita uang RP 1,277 miliar dan aset senilai Rp 39,950 miliar.
"Oleh karena itu kami bersama Polda Metro Jaya dalam hal ini Brimob melakukan operasi tadi pagi, jam 6 pagi sehingga dari hasil operasi saber bersinar berhasil sita beberapa barang bukti antara lain narkotika jenis ganja atau gorila," jelas dia.
"Kemudian uang, kemudian ada senpi, ada samurai, ada beberapa peluru, ada HP ada aset-aset lain termasuk ada mobil dua, satu BMW kita tangkap saat menangkap Bos G atau MR di salon kecantikan di Mangga Besar," lanjut dia.
Tak cuma itu, tim juga menangkap 2 orang lainnya dengan barang bukti motor Vespa dan mobil.
