Korpri Serahkan 5 Ambulans ke Daerah Terdampak Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi Pers penyerahan lima unit ambulance dari Dewan Oengurus Korpri Nasional kepada Pemerintah Kab. Aceh Tamiang, Kab. Aceh Timur, Kab. Aceh Utara, Kab. Tapanuli Tengah, dan Kab. Agam di kantor Kementerian Dalam Negeri. Foto: Pradya Tirta/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi Pers penyerahan lima unit ambulance dari Dewan Oengurus Korpri Nasional kepada Pemerintah Kab. Aceh Tamiang, Kab. Aceh Timur, Kab. Aceh Utara, Kab. Tapanuli Tengah, dan Kab. Agam di kantor Kementerian Dalam Negeri. Foto: Pradya Tirta/kumparan

Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) menyerahkan lima unit ambulans kepada Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera untuk membantu pelayanan kesehatan di daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian sekaligus Ketua Satgas di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Senin (13/7).

Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan lima ambulans tersebut merupakan bagian dari Program Korpri Peduli.

“Dari Dewan Pengurus Korpri Nasional mendapatkan kurang lebih Rp 3 miliar bantuan atau donasi dari Korpri seluruh Indonesia dalam bentuk Program Korpri Peduli,” kata Zudan.

Ambulance yang terparkir di samping gedung Kemenhan untuk penyerahan simbolis dari Dewan Pengurus Korpri Nasional kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Kab. Aceh Timur, Kab. Aceh Utara, Kab. Tapanuli Tengah, dan Kab. Agam, Senin (13/7). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Zudan menjelaskan, bantuan dari Korpri tidak hanya berbentuk ambulans. Sejumlah bantuan lain juga turut diserahkan.

“Kemudian kami salurkan, ada untuk membangun 14 sumur air bersih, kemudian bantuan banjir di Kabupaten Pati, bantuan laptop, genset ke berbagai daerah bencana, dan yang paling besar berupa lima ambulans,” tambah Zudan.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengapresiasi kepedulian Korpri terhadap masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi tersebut. Menurutnya, bantuan ambulans sangat membantu pelayanan masyarakat yang kini bertransisi menuju masa rehabilitasi.

“Ini pasti sangat berarti banyak bagi masyarakat di daerah bencana. Karena sekarang sebagian sudah menyelesaikan masa tanggap darurat dan masuk ke masa transisi,” kata Tito.

“Rehab rekon sampai dengan 2028, tiga tahun,” tambah Tito.

Ambulance yang terparkir di samping gedung Kemenhan untuk penyerahan simbolis dari Dewan Pengurus Korpri Nasional kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Kab. Aceh Timur, Kab. Aceh Utara, Kab. Tapanuli Tengah, dan Kab. Agam, Senin (13/7). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Lebih lanjut, sektor kesehatan menjadi salah satu yang paling cepat dipulihkan setelah bencana. Ratusan fasilitas kesehatan yang sebelumnya terdampak kini telah beroperasi kembali.

“Puskesmas, rumah sakit, sudah beroperasi, jumlahnya cukup banyak ada ratusan yang terdampak kemarin,” ujar Tito.

Tito mengatakan, bantuan untuk rakyat Sumatera yang terdampak bencana masih terus mengalur. Satgas lalu menyalurkan berbagai bantuan itu kepada masyarakat.

“Bulan lalu ada bantuan empat ambulans dari beberapa lembaga atau dari pihak swasta. Ini sangat berarti banyak, apalagi tambah lagi lima dari Korps Pegawai Republik Indonesia,” kata Tito.

Ambulance yang terparkir di samping gedung Kemenhan untuk penyerahan simbolis dari Dewan Pengurus Korpri Nasional kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Kab. Aceh Timur, Kab. Aceh Utara, Kab. Tapanuli Tengah, dan Kab. Agam, Senin (13/7). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Nantinya, kelima ambulans tersebut akan disalurkan ke lima daerah yang masih membutuhkan penanganan pascabencana, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Agam.

“Lima ini akan diserahkan ke lima kabupaten itu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Kemudian Kabupaten Agam dan Tapanuli Tengah,” tambah Tito.