Lansia 80 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas 31 Gram Raib

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Neneng, anak dari lansia yang menjadi korban jambret di depan rumahnya sendiri di Jalan Moch. Fatah 1, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Selasa (11/8/2026). Foto: Abisatya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Neneng, anak dari lansia yang menjadi korban jambret di depan rumahnya sendiri di Jalan Moch. Fatah 1, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Selasa (11/8/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Seorang lansia berusia 80 tahun, Juariah, menjadi korban penjambretan di depan rumahnya sendiri di Jalan Moch. Fatah 1, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Akibat kejadian tersebut, kalung emas milik korban dengan berat 31,250 gram dibawa kabur pelaku.

Anak korban, Neneng, mengatakan peristiwa tersebut terjadi ketika dirinya sedang pergi untuk melakukan deposit. Setelah itu, Juariah berniat membeli ayam goreng di sekitar lokasi kejadian.

"Awalnya kan saya pergi mau deposit. Habis deposit, Ibu pengin beli goreng ayam," kata Neneng saat ditemui, Selasa (11/8).

Saat sedang berada di tempat penjual ayam goreng, Neneng mendapat telepon dari seseorang yang memberitahukan bahwa ibunya menjadi korban penjambretan. Dalam kejadian tersebut, Juariah disebut sempat terjatuh.

"Saya ada yang telepon. Katanya itu, 'Ibu dijambret, terus sampai jatuh'," ujarnya.

Lokasi kejadian penjambretan terhadap seorang lansia di depan rumahnya sendiri di Jalan Moch. Fatah 1, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Selasa (11/8/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Neneng kemudian pulang dan mendapati sejumlah warga, termasuk Ketua RT, Ketua RW, serta tetangga sudah berada di lokasi.

Menurut Neneng, barang yang dibawa kabur pelaku adalah kalung emas milik Juariah. Kalung tersebut memiliki berat 31,250 gram dengan nilai sekitar Rp 50 juta berdasarkan harga emas saat ini.

"Kalung, 31,250 gram. Kalau untuk harga sekarang sekitar Rp 50 juta," kata Neneng.

Ia menuturkan, korban tidak hanya kehilangan kalung, tetapi juga mengalami luka akibat terseret saat pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. Diduga karena kalung cukup berat, tubuh korban ikut tertarik ketika pelaku menarik perhiasan tersebut.

"Diambil kalung, mungkin kalungnya berat, jadi terseret sampai jatuh. Si jambretnya sambil lari pakai motor, jadi Ibu kebawa," tuturnya.

Lokasi kejadian penjambretan terhadap seorang lansia di depan rumahnya sendiri di Jalan Moch. Fatah 1, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Selasa (11/8/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Akibat kejadian tersebut, Juariah mengalami sejumlah luka, di antaranya pada siku, bahu, dan kepala. Bahkan, bagian kepala korban sempat mengeluarkan darah.

Meski mengalami luka, korban tidak dibawa untuk menjalani perawatan di rumah sakit. Neneng mengatakan ibunya memilih tidak dirawat dan sementara hanya diberikan obat untuk menangani luka.

"Enggak, Ibu enggak mau. Sementara dikasih Betadine saja," ujarnya.

Neneng menyebut kondisi lingkungan saat kejadian relatif sepi. Berdasarkan rekaman kamera CCTV, pelaku diduga hanya berjumlah satu orang dan menggunakan sepeda motor.

"Kalau kelihatan satu orang," katanya.

Kasus penjambretan tersebut telah dilaporkan kepada kepolisian. Petugas juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan lebih lanjut.

Neneng berharap polisi dapat segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan masyarakat dapat mengetahui identitas pelaku.

"Harapannya cepat tertangkap saja, biar enggak menyebar ke yang lain. Biar orang lain tahu orangnya," pungkas Neneng.