Musim Hujan Akan Datang, Daerah Berikut Waspadai Potensi Banjir-Longsor

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi hujan deras. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hujan deras. Foto: Shutterstock

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan sejumlah wilayah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dan longsor saat puncak musim hujan 2026/2027.

Direktur Perubahan Iklim BMKG Fachri Radjab mengatakan, puncak musim hujan diprediksi terjadi secara bertahap mulai Desember 2026 hingga Februari 2027.

“Untuk puncak musim hujan 2026 memang kita perkirakan terjadi di periode bulan Desember, Januari, Februari,” ujar Fachri dalam konferensi pers Prediksi Musim Hujan 2026/2027 di Jakarta Pusat, Selasa (22/9).

Pada Desember 2026, puncak musim hujan diprediksi terjadi di sebagian besar Sumatera, Kalimantan bagian barat dan utara, serta sebagian Sulawesi Barat.

Kemudian pada Januari 2027, puncak musim hujan diprediksi terjadi di sebagian besar Pulau Jawa, Lampung, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan bagian barat, dan sebagian besar Papua.

Sementara pada Februari 2027, puncak musim hujan diprediksi terjadi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua bagian selatan, serta beberapa wilayah Maluku.

Foto udara pekerja menggunakan alat berat mengeruk pasir saat normalisasi sungai Tukka pascabencana longsor dan banjir bandang di Kelurahan Hutanabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (20/3/2026). Foto: Yudi Manar/ANTARA FOTO

BMKG pun mengingatkan risiko banjir dan longsor yang perlu diantisipasi sejak dini, terutama di wilayah yang secara historis rawan bencana hidrometeorologi tersebut.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menerangkan, wilayah yang secara historis rawan bencana hidrometeorologi basah perlu meningkatkan kewaspadaan.

“Umumnya adalah di wilayah Jawa, saya kira Jawa ini merata, terutama mungkin di Jawa Barat yang tertinggi, kemudian juga disusul di Jawa Tengah dan juga Jawa Timur. Lalu juga untuk wilayah Sumatera, ini juga perlu diperhatikan di barat Sumatera, kemudian juga di Sumatera Utara dan juga Aceh,” kata Andri.

Meski periode musim hujan 2026/2027 diprediksi lebih pendek, sementara curah hujan secara umum berada dalam kategori normal. Kondisi tersebut, kata Andri, perlu diwaspadai karena hujan dapat turun secara intens pada periode puncak musim hujan.

“Jadi bisa saja hujan nanti jatuh secara intens di bulan-bulan tersebut,” kata Andri.

Karena itu, BMKG meminta masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah rawan meningkatkan kesiapsiagaan sejak sebelum memasuki periode puncak musim hujan.