Pemkab Wonosobo Tetapkan Tanggap Darurat Imbas 300 Ha Hutan Gn Sumbing Terbakar

Kabupaten Wonosobo menetapkan status tanggap darurat untuk kebakaran di hutan Gunung Sumbing. Total ada 300 hektare lahan dan hutan yang terbakar.
"Hasil rapat kita hari ini dengan Forkompimda kita naikkan status menjadi tanggap darurat," kata Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro saat dihubungi kumparan Rabu (21/10).
Sumekto menyebut, total luasan lahan dan hutan yang terdampak mencapai 300 hektare. Kebakaran itu berada di ketinggian 2.500 hingga 2.709 MDPL.
"Yang terdampak sekitar 300 hektare tapi bisa dikondisikan, tinggal titik di puncak," jelas dia.
Hingga hari ini pun tim gabungan masih berusaha memadamkan titik api yang belum padam.
"Tim gabungan masih melaksanakan pemadaman di atas Gunung Sumbing untuk memadamkan titik titik api yang masih ada. Semoga segera teratasi," kata Sumekto.
Untuk diketahui, hutan di sisi timur Gunung Sumbing terbakar pada Senin (19/10). Lokasi hutan yang terbakar berada di ketinggian 2500 hingga 2709 MDPL pada petak 29 RPH Kleseman, BKPH Wonosobo, KPH Kedu Utara.
Akibat kebakaran, seluruh jalur pendakian Gunung Sumbing via Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah ditutup sementara
Gunung Sumbing berada di Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Magelang.
Di Wonosobo terdapat dua jalur pendakian yang cukup populer yakni jalur Gajahmungkur di Desa Lamuk, Kalikajar, Wonosobo dan jalur Garung di Dusun Garung, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
