PM Singapura: TNI-SAF Jajaki Pengembangan Fasilitas Latihan di Baturaja

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri) saat kunjungan resmi untuk menghadiri Leaders Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri) saat kunjungan resmi untuk menghadiri Leaders Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Perdana Menteri (PM) Singapura, Lawrence Wong, mengatakan Singapore Armed Force (SAF) akan menjajaki kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kerja sama ini berkaitan dengan lokasi latihan di Baturaja Sumatera Selatan.

Hal itu disampaikan Wong usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7).

Wong menjelaskan, penjajakan kerja sama antara TNI dengan SAF ini dilakukan berdasarkan nota kesepahaman yang telah diteken.

"Berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan, SAF dan TNI tengah menjajaki pengembangan fasilitas latihan di Baturaja serta Lapangan Latihan Senjata Udara Siabu," ujar Wong.

Pesawat F-16 Angkatan Udara Republik Singapura (RSAF). Foto: Roslan RAHMAN / AFP

Wong menilai, kerja sama ini akan memberikan banyak keuntungan. Sejauh ini, SAF dan TNI AU sudah melaksanakan sejumlah latihan hingga patroli bersama.

"Inisiatif ini akan memberikan lebih banyak kesempatan yang saling menguntungkan bagi kedua negara untuk berlatih bersama serta memperdalam hubungan pertahanan yang telah lama terjalin," jelas dia.