Prabowo Dorong Indonesia-Thailand Perkuat Kerja Sama Pertahanan hingga Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia dan Thailand perlu memperkuat kemitraan strategis yang berorientasi pada masa depan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Menurutnya, kerja sama yang semakin erat juga akan memperkuat stabilitas kawasan ASEAN.
Hal itu disampaikan Prabowo saat pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/8).
"Kemitraan ini, menurut pendapat saya, Bapak Perdana Menteri, harus berorientasi ke masa depan dan fokus pada pemberian manfaat nyata bagi rakyat kita. Jika Thailand dan Indonesia bekerja sama dengan sangat erat, ini dapat berkontribusi pada ASEAN yang lebih kuat dan stabil," kata Prabowo.
Ia menilai salah satu sektor yang perlu diperkuat adalah kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk melalui peningkatan latihan militer bersama dan pertukaran perwira.
"Kita harus memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan kita. Menurut pendapat saya, kita harus meningkatkan jumlah dan tingkat pelatihan bersama antara kedua angkatan pertahanan kita. Kita harus meningkatkan pertukaran perwira kita dalam pelatihan dan pendidikan," ujarnya.
Selain sektor pertahanan, Prabowo juga mendorong penguatan kerja sama ekonomi melalui perdagangan, investasi, ketahanan pangan, dan energi.
"Kita juga harus memperluas peluang ekonomi melalui perdagangan, investasi, ketahanan pangan, dan energi," ucapnya.
Presiden turut menekankan pentingnya kolaborasi di bidang teknologi digital serta peningkatan konektivitas dan hubungan antarmasyarakat.
"Kita harus memajukan kolaborasi dalam teknologi digital yang akan menentukan masa depan dunia. Dan kita harus membina konektivitas yang lebih erat dan hubungan antar masyarakat," katanya.
