Profil Djamari Chaniago: Eks Menko Polkam Jadi Wantimpres

Presiden Prabowo Subianto melantik Djamari Chaniago sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (WantimFF) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10).
Sebelumnya, Djamari menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Djamari merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir letnan jenderal. Ia lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 8 April 1949 dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1971.
Djamari dikenal memiliki latar belakang sebagai prajurit Kostrad. Dalam perjalanan karier militernya, ia pernah terlibat dalam Operasi Seroja di Timor Timur. Sejumlah jabatan strategis juga pernah diembannya, termasuk Pangdam III/Siliwangi pada 1997-1998 dan Pangkostrad pada 1998-1999.
Setelah menjabat Pangkostrad, Djamari dipercaya sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada 1999-2000. Ia kemudian menjadi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI pada 2000-2004, yang menjadi jabatan terakhirnya sebelum pensiun dari dinas militer.
Di luar militer, Djamari juga pernah terlibat dalam politik. Ia pernah menjadi anggota MPR RI dari Fraksi Utusan Daerah Jawa Barat pada 1997-1998 dan Fraksi ABRI pada 1998-1999. Dan kemudian berkiprah di Partai Gerindra.
Djamari juga pernah menduduki posisi di perusahaan negara. Ia ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT Semen Padang pada 2015-2016.
Pada September 2025, Prabowo menunjuk Djamari sebagai Menko Polkam. Setelah sebelumnya berada di kabinet, kini Djamari kembali dipercaya Prabowo untuk mengisi posisi sebagai anggota Wantimpres.
