Konten dari Pengguna

Hikmah Kalimah Syahadat dalam Kehidupan Sehari-hari

Ahmad Rouf

Ahmad Rouf

Yakin, Usaha, Doa, Sampai

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ahmad Rouf tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dua kalimah syahadat, pasti kita sudah tidak asingkan? Dan, kita sering mengucap kan?

Jangan bilang, karena "warisan" ya. Kayak artikel viral kemarin itu.

Aku yakin,,kita sampai ngelotok lafal dan artinya 2 kalimah syahadat.

Kalimat syahadat pertama. Bersaksi tiada Tuhan selain Allah SWT.

Kalimah syahadah kedua. Bersaksi Nabi Muhammad SAW utusan Allah SWT.

Dua kalimah syahadat tersebut, jika kita memaknai secara tekstual. Udah selesai kayak gitu saja.

Mari kita coba memaknai secara kontekstual.

Kalimah syahadat pertama. Bersaksi tiada tuhan selain Allah SWT. Artinya, kita akan kembali kepada Allah SWT. Tujuan hidup kita hanya untuk Allah SWT.

Kalimah syahadat kedua. Bersaksi Nabi Muhammad utusan Allah. Artinga, Allah punya utusan yaitu Nabi Mihammad. Jika kita mau ke Allah ikutlah utusannya.

Dalam dunia modern konteks management, kita mengenal Visi dan Misi.

Visi adalah tujuan.

Misi adalah cara mencapai tujuan.

Persis. Kalimah syahat pertama adalah tujuan atau visi.

Kalimah syahadat kedua adalah misi atau cara mencapai.

Mengutip buku freedomPower; sebelum melangkah tentukan akan sampai dimana tujuan anda. Penilaian bukan anda terdahulu melainkan anda yang akan datang.

Artinya apa?

Dengan memiliki visi, jalan kita akan terarah. Tujuan akhir kita akan terarah. Ini dalam konteks dunia ya.

Begitu pula urusan akhirat, jika kita memahami tujuan akhir adalah kembali ke Allah SWT. Pasti dalam menalani bidup ini, sesuai cara-cara untuk kembali ke Allah sesuai yang diajarkan kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Sahabat. Bicara visi dan misi.

Saya ambil contoh. Wright bersaudara. Mereka adalah pekerja dibengkel sepeda yang memiliki tujuan ingin menerbangkan orang.

Dengan tujuan atau visinya; menerbangkan orang. Lantas mereka melakukan dan fokus mengerjakan sesuai visinya. Mereka bekerja siang malam untuk mewujudkan visinya. Dan, saat ini kita bisa melihat pesawat. Temuan wright bersaudara.

Bayangkan jika saat itu wright bersaudara tak punya visi. Besar kemungkinan mereka tak akan menemukan pesawat.

Begitu kira-kira pentingnya, menyusun Visi-misi hidup kita. Memang, Allah yang mengatut hidup kita. Tapi ingat, Allah tak akan mengubah nasib hambanya tanpa usaha.

"Banyak orang yang punya visi namun tak banyak orang yang mau meluangkan waktu untuk merencanakan"