Konten dari Pengguna

Tanpa Disadari, Teknologi Sudah Menjadi Bagian dari Aktivitas Sehari-har

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ahmad refalsya ahalhafiz tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Deskripsi Pribadi penulis,2026
zoom-in-whitePerbesar
Deskripsi Pribadi penulis,2026

Pernahkah kita berpikir apa yang sebenarnya terjadi ketika memesan makanan melalui aplikasi, melakukan transfer melalui mobile banking, mencari rute perjalanan, atau mengirim pesan kepada teman?

Di balik aktivitas sederhana tersebut terdapat sistem yang bekerja mengolah berbagai data menjadi informasi yang dapat digunakan. Sistem tersebut dikenal sebagai sistem informasi.

Perkembangan teknologi membuat sistem informasi semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Bahkan, banyak aktivitas yang dahulu dilakukan secara manual kini dapat diselesaikan hanya melalui sebuah smartphone.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 77,63 persen penduduk Indonesia berusia 5 tahun ke atas tercatat pernah menggunakan internet dalam tiga bulan terakhir pada 2025. Data tersebut menunjukkan betapa eratnya teknologi digital dengan aktivitas masyarakat saat ini.

Lantas, sebenarnya apa itu sistem informasi dan mengapa perannya semakin penting dalam kehidupan sehari-hari?

Mengenal Sistem Informasi Modern

Secara sederhana, sistem informasi merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan, dan menyajikan data menjadi informasi yang bermanfaat.

Sistem informasi tidak hanya berupa perangkat komputer atau aplikasi. Di dalamnya terdapat beberapa unsur yang saling berhubungan, seperti manusia, perangkat keras, perangkat lunak, data, jaringan, dan prosedur.

Pada sistem informasi modern, berbagai unsur tersebut terhubung dengan teknologi digital dan internet. Akibatnya, proses pengolahan serta pertukaran informasi dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Contohnya dapat kita lihat ketika seseorang menggunakan aplikasi transportasi online. Pengguna memasukkan lokasi tujuan, kemudian sistem memproses data lokasi, mencari kendaraan yang tersedia, menghitung rute, dan menampilkan informasi perjalanan kepada pengguna.

Semua proses tersebut berlangsung dalam waktu relatif singkat.

Sistem Informasi Ada di Sekitar Kita

Tanpa disadari, kita berinteraksi dengan sistem informasi hampir setiap hari.

Saat bangun tidur dan melihat notifikasi pada smartphone, membuka aplikasi pesan, memeriksa saldo rekening, memesan makanan, hingga menggunakan aplikasi navigasi, berbagai aktivitas tersebut melibatkan teknologi informasi.

1. Komunikasi Menjadi Lebih Cepat

Sistem informasi memberikan perubahan besar dalam cara manusia berkomunikasi.

Jika dahulu komunikasi jarak jauh membutuhkan surat atau sambungan telepon, saat ini seseorang dapat mengirim pesan teks, foto, dokumen, suara, bahkan melakukan video call melalui perangkat yang sama.

Kemudahan tersebut membuat komunikasi tidak lagi terlalu bergantung pada jarak dan waktu.

Dalam dunia pendidikan dan pekerjaan, teknologi komunikasi juga membantu orang melakukan koordinasi tanpa harus selalu berada di tempat yang sama.

2. Belajar Tidak Lagi Terbatas pada Ruang Kelas

Perkembangan sistem informasi turut mengubah cara seseorang memperoleh pengetahuan.

Materi pembelajaran dapat ditemukan melalui berbagai platform digital. Siswa dan mahasiswa dapat mengakses jurnal, buku elektronik, video pembelajaran, hingga mengikuti kelas secara daring.

Guru dan dosen juga dapat memanfaatkan sistem digital untuk membagikan materi, memberikan tugas, dan melakukan komunikasi dengan peserta didik.

Dengan demikian, teknologi dapat menjadi sarana pendukung yang memperluas akses terhadap sumber pembelajaran.

3. Transaksi Keuangan Semakin Praktis

Perbankan merupakan salah satu bidang yang sangat dekat dengan sistem informasi.

Saat membuka aplikasi mobile banking, misalnya, pengguna dapat melihat saldo, melakukan transfer, membayar tagihan, atau melakukan transaksi lainnya.

Sistem di balik layanan tersebut harus memproses data transaksi secara cepat dan memastikan informasi dapat ditampilkan kepada pengguna sesuai dengan aktivitas yang dilakukan.

Kemudahan ini membuat masyarakat tidak selalu harus datang langsung ke kantor bank untuk melakukan berbagai transaksi.

Namun, semakin banyak aktivitas keuangan dilakukan secara digital, semakin penting pula kesadaran mengenai keamanan akun dan data pribadi.

4. Belanja Bisa Dilakukan dari Mana Saja

Marketplace menjadi contoh lain dari penerapan sistem informasi dalam kehidupan sehari-hari.

Pengguna dapat mencari barang, melihat informasi produk, membandingkan harga, melakukan pembayaran, dan memantau proses pengiriman melalui satu layanan digital.

Sementara itu, bagi penjual, sistem informasi dapat membantu mengelola stok, pesanan, transaksi, dan informasi pelanggan.

Artinya, teknologi tidak hanya memberikan kemudahan bagi pembeli, tetapi juga membantu pelaku usaha mengelola aktivitas bisnisnya.

5. Membantu Menentukan Rute Perjalanan

Ketika menggunakan aplikasi peta digital, kita sebenarnya sedang memanfaatkan sistem informasi.

Aplikasi tersebut dapat mengolah informasi mengenai lokasi dan rute untuk kemudian menyajikannya kepada pengguna.

Informasi tersebut membantu pengguna menentukan arah perjalanan dan memperkirakan rute yang akan ditempuh.

Hal yang tampak sederhana di layar smartphone sebenarnya melibatkan proses pengolahan data yang cukup kompleks di belakangnya.

Data Menjadi Bagian Penting

Salah satu komponen utama dalam sistem informasi adalah data.

Data dapat berupa teks, angka, lokasi, gambar, transaksi, maupun informasi lainnya. Data tersebut kemudian diproses sehingga menghasilkan informasi yang dapat digunakan.

Dalam kehidupan sehari-hari, contohnya dapat ditemukan pada aplikasi keuangan. Catatan transaksi yang awalnya hanya berupa kumpulan data dapat diolah menjadi laporan pengeluaran.

Dari laporan tersebut, seseorang dapat melihat ke mana uangnya digunakan dan kemudian mengatur keuangannya dengan lebih terencana.

Dalam bisnis, data juga dapat digunakan untuk memahami kebutuhan pelanggan, melihat perkembangan penjualan, dan membantu perencanaan kegiatan.

Karena itu, kemampuan mengelola data menjadi semakin penting di tengah perkembangan ekonomi digital.

Kemudahan Harus Diimbangi Kesadaran Digital

Meskipun memberikan banyak kemudahan, sistem informasi juga membawa tantangan.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah keamanan data pribadi. Ketika semakin banyak aktivitas dilakukan secara digital, semakin banyak pula informasi yang tersimpan dalam berbagai layanan.

Pengguna perlu berhati-hati ketika memberikan informasi pribadi dan menjaga keamanan akun yang dimiliki.

Data Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, misalnya, menunjukkan bahwa 51,6 persen responden menyatakan tidak pernah menggunakan autentikasi dua faktor (2FA). Data yang sama juga mencatat 42,8 persen responden menyatakan tidak pernah melakukan pembaruan perangkat lunak dan 36,9 persen tidak pernah melakukan pencadangan data.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan menggunakan teknologi perlu diikuti dengan pemahaman mengenai keamanan digital.

Menggunakan teknologi bukan hanya soal bisa membuka aplikasi atau melakukan transaksi. Pengguna juga perlu mengetahui cara menjaga akun, mengenali potensi penipuan, serta berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi.

Menjadi Pengguna Teknologi yang Bijak

Perkembangan sistem informasi akan terus berjalan. Berbagai teknologi baru akan semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, manusia tetap menjadi bagian penting dalam penggunaan teknologi tersebut.

Teknologi seharusnya digunakan untuk membantu aktivitas manusia, bukan membuat pengguna kehilangan kendali terhadap data dan aktivitas digitalnya sendiri.

Karena itu, literasi digital menjadi hal yang penting. Masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk menggunakan teknologi sekaligus memahami manfaat, risiko, dan tanggung jawab yang menyertainya.

Sistem informasi modern bukan lagi sesuatu yang hanya digunakan oleh perusahaan atau lembaga besar. Keberadaannya sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Komunikasi, pendidikan, perbankan, belanja, transportasi, hingga pengelolaan keuangan merupakan beberapa contoh aktivitas yang kini didukung oleh sistem informasi.

Kemudahan tersebut tentu memberikan banyak manfaat. Namun, pengguna juga perlu memahami bahwa setiap kemudahan digital memiliki tanggung jawab yang menyertainya, terutama dalam menjaga keamanan data dan menggunakan teknologi secara bijak.

Pada akhirnya, memahami sistem informasi bukan hanya penting bagi orang yang bekerja di bidang teknologi. Setiap orang yang menggunakan smartphone dan internet pada dasarnya sudah menjadi bagian dari ekosistem informasi digital.

Semakin baik kita memahami cara teknologi bekerja dan bagaimana data digunakan, semakin bijak pula kita dapat memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari.