Konten dari Pengguna

Kenapa Aku Sering Merasa Malu Pakai Bahasa Indonesia di Internet

Ahmad Syauqi
Mahasiswa Universitas Pamulang Fakultas Ilmu Komunikasi
22 Juni 2025 20:09 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Kenapa Aku Sering Merasa Malu Pakai Bahasa Indonesia di Internet
Kenapa Aku Sering Merasa Malu Pakai Bahasa Indonesia di Internet
Ahmad Syauqi
Tulisan dari Ahmad Syauqi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Source: Ai
zoom-in-whitePerbesar
Source: Ai
ADVERTISEMENT
Jujur aja, dulu saya pernah ngerasa agak malu pakai Bahasa Indonesia di internet. Apalagi waktu lihat teman-teman saya yang sering nulis caption atau komentar pakai Bahasa Inggris. Gaya mereka keliatan keren, modern, dan ‘internasional’. Sementara kalau saya pakai Bahasa Indonesia, takut dibilang “alay”, terlalu formal, atau nggak gaul. Tapi makin ke sini, saya sadar... kenapa harus malu sih? Bukannya Bahasa Indonesia itu bahasa kita sendiri? Media sosial memang bikin kita terbiasa pakai bahasa campuran. Kadang satu kalimat bisa ada tiga bahasa. Tapi lama-lama saya jadi mikir: kalau kita terus-terusan meninggalkan bahasa sendiri demi terlihat keren, apakah itu artinya kita juga pelan-pelan kehilangan jati diri? Pakai Bahasa Inggris itu nggak salah. Tapi sadar nggak sih, kalau kita mulai jarang pakai Bahasa Indonesia dengan baik, lama-lama kita sendiri yang jadi asing sama bahasa kita? Sekarang saya mulai berani nulis pakai Bahasa Indonesia. Bahkan dengan gaya saya sendiri. Kadang santai, kadang formal, tergantung konteks. Dan ternyata, banyak juga yang relate. Ternyata kita cuma perlu pede, bukan ganti identitas.
ADVERTISEMENT
Saya nggak bilang harus 100% pakai bahasa baku atau kaku. Tapi yang penting, jangan lupa sama bahasa sendiri.
Karena Bahasa Indonesia itu bukan cuma soal aturan. Tapi juga soal perasaan. Soal kedekatan. Soal identitas.
Dan yang paling penting: keren itu nggak harus selalu berbahasa asing. Keren itu bisa dimulai dari mencintai apa yang kita punya. Termasuk bahasa kita sendiri.