Potensi Objek Wisata Pulau Gili Ketapang

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Konten dari Pengguna
17 Oktober 2021 6:40
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Aida Faiqotun Najah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Gili Ketapang merupakan pulau di Selat Madura, tepatnya 8 km di lepas pantai utara Probolinggo. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pulau Gili Ketapang adalah pulau kecil dengan luas wilayah sekitar 68 Ha yang hanya memiliki satu desa yaitu Desa Gili Ketapang dan terdiri dari 8 dusun, yaitu Dusun Pesisir, Dusun Mujahidin, Dusun Krajan, Dusun Baitur Rohman, Dusun Mardian, Dusun Gozali, Dusun Suro, dan Dusun Marwa. Kondisi pemukiman di pulau ini dapat terbilang cukup padat dengan jalanan desa yang tidak terlalu lebar.
Pulau Gili Ketapang. (Sumber: Google Earth)
zoom-in-whitePerbesar
Pulau Gili Ketapang. (Sumber: Google Earth)
Untuk mencapai pulau ini kita dapat menggunakan kapal kecil yang bermuatan sekitar 20 orang dan dapat diakses dari Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Jadwal keberangkatan kapal kecil ini tidak pasti, tergantung pada keadaan ombak dan cuaca. Jika cuaca dinilai kurang baik atau ombak sedang besar maka kapal tidak akan diberangkatkan. Dengan jarak tempuh sekitar 30 – 45 menit dari Pelabuhan Tanjung Tembaga kita dapat menikmati indahnya hamparan pasir putih di Pulau Gili Ketapang. Jika beruntung terkadang di tengah perjalanan kita juga dapat melihat hiu tutul yang sedang melintas.
ADVERTISEMENT
Pulau Gili Ketapang memiliki 2 dermaga yang terletak di sebelah utara dan selatan pulau, serta memiliki objek wisata yang menawan, seperti Pantai Pasir Putih yang terletak di ujung barat Pulau Gili Ketapang. Di Pantai ini kita dapat menikmati perpaduan pasir putih dan air laut yang berwarna biru kehijauan. Air laut di sekitar pulau sangat jernih sehingga kita bisa menikmati pemandangan batu karang dan ikan-ikan yang beragam dari atas kapal. Di area Pantai Pasir Putih kita bisa menyewa peralatan untuk snorkeling dengan harga yang bervariasi tergantung paket yang ditawarkan. Dengan ditemani pemandu kita dapat menyaksikan keindahan bawah laut Pulau Gili Ketapang, bahkan dapat mengabadikannya dengan berfoto. Tidak perlu cemas jika tidak membawa kamera karena pemandu telah menyiapkan keperluan untuk dokumentasi.
Alam Bawah Laut Gili Ketapang. Dokumentasi Pribadi.
zoom-in-whitePerbesar
Alam Bawah Laut Gili Ketapang. Dokumentasi Pribadi.
Di ujung timur Gili Ketapang juga terdapat objek wisata Goa Kucing yang terkenal dengan sejarahnya dan dikeramatkan. Konon tempat ini merupakan petilasan Syech Ishaq seorang penyebar agama Islam dalam perjalanannya dari Gresik menuju Blambangan, Banyuwangi. Menurut cerita yang beredar dari masyarakat setempat, dulunya di tempat ini terdapat puluhan ribu ekor kucing. Saat Syech Ishaq meninggalkan pulau ini, kucing-kucing tersebut ditinggalkan begitu saja sehingga kini hanya tersisa sedikit kucing yang masih berada di tempat tersebut. Panjang Goa Kucing adalah lima belas meter dan jarak antara atap dan lantainya pendek sehingga pengunjung harus merunduk jika ingin menelusuri gua tersebut. Pantai di sekitar Goa Kucing juga tak kalah menawan dengan hamparan pasir yang ditumbuhi beberapa pepohonan dan bebatuan karang. Karena letaknya yang berada di ujung timur, tempat ini dapat menjadi pilihan untuk menikmati matahari terbit.
Sunrise di Pantai Goa Kucing. Dokumentasi Pribadi.
zoom-in-whitePerbesar
Sunrise di Pantai Goa Kucing. Dokumentasi Pribadi.
Keindahan Pulau Gili Ketapang telah tersebar di kalangan masyarakat sehingga banyak dikunjungi wisatawan dari luar daerah seperti Malang, Surabaya, Jakarta, bahkan tak jarang turis asing juga terlihat mengunjungi pulau ini. Ironisnya disamping keindahan alam yang dipamerkan, pulau ini dapat terbilang masih kurang dalam menjaga kebersihannya. Sangat disayangkan karena di sekitar pantai yang dekat dengan pemukiman banyak terlihat sampah yang menumpuk. Hal ini terjadi karena manajemen pengelolaan sampah di Pulau Gili Ketapang tidak terorganisir dengan baik, sehingga sebagian masyarakat membuang sampahnya ke bibir pantai dan sebagian yang lain membakarnya. Selain itu di jalanan desa dan sekitar pantai juga sering dijumpai kambing yang dibiarkan berkeliaran.
ADVERTISEMENT
Uniknya karena di Pulau Gili Ketapang sangat jarang ditumbuhi rerumputan, sehingga kambing di Gili Ketapang mencari makanan dari sampah seperti sisa makanan, kertas, bahkan puntung rokok. Banyaknya sampah yang menumpuk dan kambing yang berkeliaran dapat mengganggu kenyamanan dan estetika sehingga perlu segera dilakukan penanganan mengenai hal ini.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020