Jangan Ngaku GEN Z Kalau Belum Punya Second Account

Saya adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Tulisan dari Aisyah Nurul Fitri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bukan gen Z namanya kalau tidak main media sosial. Seperti yang kita tahu generasi Z pada saat ini sangat mendominasi dunia teknologi dan teknologi tersebut pun sudah menjadi bagian dari gen Z itu sendiri karena semua aktivitas maupun informasi akan didapatkan oleh gen Z melalui teknologi digital dan internet. Penggunaan teknologi oleh gen Z pun sesuai dengan pribadi dan kebutuhannya masing-masing, seperti mengenai edukasi, berita terkini, entertain, atau dapat dijadikan platform promosi online.
Kemajuan teknologi yang terdapat di media sosial seperti fitur fitur terbaru di dalamnya meningkatkan daya tarik yang tinggi bagi para penggunanya khususnya generasi FOMO yaitu gen Z, yang dimana salah satunya adalah Instagram. Aplikasi Instagram menawarkan fitur banyak akun atau multiple account bagi para penggunanya untuk memudahkan Gen Z dalam mengungkapkan perasaannya di Media Sosial sebagai wadah untuk melampiaskan diri dengan melakukan keterbukaan diri. Generasi Z adalah salah satu generasi yang banyak menggunakan fitur multiple account ini. Second Account atau Akun Kedua ini merupakan strategi Gen Z untuk bersembunyi dari orang-orang yang tidak dekat dengannya namun tetap ingin mengupload kesehariannya.
Penggunaan Instagram bagi gen z terbagi menjadi 2 peran yang dimainkan oleh para generasi tersebut. Biasanya gen z menggunakan First account-nya untuk mengeskpresikan dirinya guna membangun self branding yang banyak diminati oleh para pengikutnya maupun audiens di Instagram. Gen Z menggunakan first account di Instagram sebagai panggung depan guna mendapatkan validasi tertentu dari para khalayak. Lain halnya dengan second account, biasanya gen z menggunakan akun tersebut untuk mengupload konten yang tidak layak atau kurang cocok apabila di post di first account.
1. Exclusive hanya untuk teman dekat
Di era teknologi seperti ini, gen z biasanya memilah hubungan pertemanannya dengan cara bertukar media melalui second account ini. Karena terdapat beberapa hal yang tidak semua harus melihat postingan tersebut, gen z biasanya memutuskan untuk mengupload konten tersebut dan hanya dapat dilihat oleh teman dekatnya saja. Tidak semua teman yang ada di first account berteman melalui second account, karena hal tersebut memang biasa gen z lakukan guna menyaring konten mana yang layak untuk di first account, dan konten mana yang seharusnya cukup di second account.
2. Platform Ekspresi Diri
Second account dapat digunakan sebagai alat ekspresi diri dengan menunjukkan siapa mereka sebenarnya. Dalam second account, gen z biasanya tidak perlu menjaga citranya guna membangun self brandingnya, dan hal itu lah yang membuat mereka membutuhkan second account ini. Second account ini dijadikan sebagai panggung belakang mereka dengan menjadi diri mereka sendiri tanpa memikirkan likes, comment, dan pandangan orang lain karena isi dari second account ini adalah teman teman terdekatnya, maka dari itu gen z merasa bebas mengupload konten apa saja di second account ini.
3. Stalking
Selain untuk teman dekat dan alat ekspresi diri, gen z biasanya menggunakan second account sebagai alat untuk menstalking seseorang. Tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat para influencer atau akun akun random yang di follow oleh second account ini untuk melihat dan mencari aktivitas aktivitas yang tidak mereka temukan di first account. Maka dari itu biasanya second account ini lebih banyak memiliki jumlah followingnya dibandingkan dengan jumlah followersnya. Hal itu terjadi karena adanya peran yang dimainkan dalam panggung belakang guna mencari informasi dari seseorang yang tidak dapat mereka lihat di first account.
Media sosial seperti Instagram banyak digunakan oleh gen z khususnya di first akun sebagai panggung depan mereka dalam memainkan peran di sosial media guna membangun suatu citra yang baik dan menjadi pribadi yang dapat dilihat oleh sekelilingnya maupun dunia teknologi ini. Gen Z merasa bahwa first account ini menjadi suatu platform yang dapat dijadikan dan membagikan hal baik dari sisi dirinya.
Namun bagi gen z, second account pun sama pentingnya dengan first account, karena dengan adanya second account ini mereka tetap dapat membagikan keseruan keseruan lainnya dengan rasa nyaman dan aman karena hanya dipenuhi dengan teman teman dekatnya saja. Tidak dapat dipungkiri bahwasanya keefektifan second account ini menjadi identitas bagi para gen z karena dengan adanya second account ini, mereka tetap bebas mengekspresikan diri mereka di sosial media.
