Belajar di Balik Layar LRT: Cerita Magang di PT KAI LRT JABODEBEK Unit Finance

Undergraduate Student of Management Business at Muhammadiyah University of Yogyakarta
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari aisyah gizza lauriyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Magang sering disebut sebagai jembatan antara dunia kampus dan dunia kerja. Begitu juga yang saya rasakan ketika mendapat kesempatan magang di PT KAI LRT JABODEBEK Unit Finance. Bagi sebagian orang, divisi keuangan mungkin terdengar kaku dan penuh angka. Namun, bagi saya pengalaman ini justru membuka mata tentang bagaimana sebuah transportasi modern dikelola bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari balik meja keuangan.
Awal Mula Perjalanan Magang
Saya memilih PT KAI LRT JABODEBEK sebagai tempat magang karena ingin merasakan atmosfer perusahaan BUMN yang bergerak di sektor transportasi. Selain itu, LRT JABODEBEK sedang menjadi sorotan publik sebagai salah satu moda transportasi baru yang diharapkan mampu mengurai kemacetan di Jabodetabek. Rasanya ada kebanggaan tersendiri bisa ikut menjadi bagian kecil dari perjalanan besar ini.
Aktivitas Sehari-hari di Unit Finance
Selama magang, saya ditempatkan di Unit Finance. Kegiatan yang saya jalani cukup beragam, mulai dari mempelajari alur pembayaran vendor, rekonsiliasi dokumen pajak (PPh 21/22/23/24), hingga memahami bagaimana laporan keuangan disusun agar sesuai dengan regulasi.
Di awal, saya sempat kagok karena banyak istilah dan prosedur yang belum familiar. Namun, berkat bimbingan dari mentor dan rekan-rekan di tim, saya mulai terbiasa. Yang menarik, ternyata pekerjaan finance bukan hanya soal menghitung uang keluar-masuk, tapi juga memastikan setiap transaksi memiliki bukti yang sah, sesuai prosedur, dan bisa dipertanggungjawabkan.
Tantangan dan Pembelajaran
Tantangan terbesar bagi saya adalah detail. Setiap angka, setiap dokumen, semuanya harus dicek berkali-kali agar tidak terjadi kesalahan. Saya belajar bahwa ketelitian adalah kunci, karena satu kesalahan kecil bisa berakibat besar pada laporan keuangan perusahaan.
Selain itu, saya juga belajar mengenai manajemen waktu. Deadline laporan dan verifikasi dokumen seringkali ketat, sehingga saya harus membiasakan diri bekerja cepat tapi tetap akurat. Dari sini saya sadar, teori yang dipelajari di kampus baru terasa nyata ketika dipraktekkan di lapangan.
Insight Berharga
Pengalaman magang ini membuat saya semakin paham bahwa divisi finance punya peran vital dalam menjaga keberlangsungan perusahaan. LRT JABODEBEK bisa beroperasi lancar bukan hanya karena kereta yang berjalan di rel, tetapi juga karena ada tim keuangan yang memastikan semua kebutuhan, mulai dari pembayaran vendor hingga pengelolaan pajak, berjalan sesuai aturan.
Saya juga merasakan pentingnya kerja sama tim. Di Unit Finance, semua pekerjaan saling berkaitan. Tidak mungkin satu orang menyelesaikan semuanya sendirian. Ada rasa solidaritas dan dukungan yang kuat antaranggota tim, yang membuat suasana kerja jadi lebih menyenangkan.
Magang di PT KAI LRT JABODEBEK Unit Finance adalah pengalaman berharga yang tidak hanya menambah keterampilan teknis, tetapi juga membentuk pola pikir baru dalam menghadapi dunia kerja. Saya belajar tentang ketelitian, disiplin, dan kerja sama tim.
Ke depan, saya berharap pengalaman ini bisa menjadi bekal untuk karier saya, baik di bidang keuangan maupun di sektor lain yang saya tekuni. Yang jelas, saya bangga bisa ikut merasakan sedikit perjalanan di balik layar moda transportasi masa depan Jabodetabek
