Konten dari Pengguna

Semar Night Festival: Dari Raim Laode hingga Cerita di Balik Layar

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Aisyah Qurrota Ayun tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: Gambar pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Gambar pribadi

Setelah melewati berbagai rangkaian PKKMB UNS 2026, mahasiswa baru UNS atau yang kerap disapa Semar Muda akhirnya sampai pada malam penutupan. Semar Night Festival (SNF) menjadi salah satu bagian dari Grand Closing PKKMB UNS 2026 yang memberikan suasana berbeda setelah mahasiswa melewati rangkaian kegiatan PKKMB.

Jika sebelumnya mahasiswa lebih banyak mengikuti kegiatan pengenalan kampus dengan berbagai agenda yang cukup padat, malam itu suasananya terasa lebih santai. Musik, keramaian penonton, dan berbagai penampilan membuat mahasiswa dapat menikmati momen bersama sebelum rangkaian PKKMB benar-benar berakhir.

Salah satu penampilan yang paling dinantikan adalah kehadiran Raim Laode sebagai guest star. Penampilannya berhasil membuat suasana semakin meriah. Lagu-lagu yang dibawakan juga dinikmati oleh mahasiswa maupun tamu undangan yang hadir. Antusiasme penonton membuat penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang cukup berkesan dalam acara.

Namun, sebuah acara besar tentu tidak selalu berjalan tanpa kendala. Di balik suasana yang meriah, tentu masih terdapat beberapa hal yang dapat menjadi bahan evaluasi. Berdasarkan hasil wawancara dengan Raisa selaku salah satu panitia SNF, suara musik dari booth UMKM sempat mengganggu suara MC di area panggung. Kondisi tersebut membuat suara MC menjadi kurang jelas dan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan acara.

Meski begitu, kendala tersebut tidak membuat keseluruhan acara berhenti berjalan. Rangkaian kegiatan tetap berlangsung dengan baik dan tidak mengalami keterlambatan yang berarti. Panitia juga tetap menjalankan tugasnya hingga acara selesai.

Menurut saya, hal tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah acara tidak selalu berarti acara tersebut harus berjalan tanpa kekurangan. Dalam kegiatan yang melibatkan banyak pihak, berbagai kendala mungkin saja muncul. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kendala tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya.

Bagi mahasiswa baru, SNF juga bukan sekadar acara dengan musik dan penampilan guest star. Acara ini menjadi salah satu momen untuk berkumpul dan menikmati suasana bersama setelah melewati berbagai rangkaian PKKMB. Setelah beberapa hari mengikuti kegiatan dengan agenda yang cukup padat, malam penutupan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bersantai sekaligus menikmati kebersamaan dengan teman-teman baru.

Pada akhirnya, Semar Night Festival menjadi penutup yang meninggalkan berbagai cerita. Ada kemeriahan dari penampilan Raim Laode, antusiasme mahasiswa, kerja sama panitia, sekaligus beberapa kendala yang dapat menjadi evaluasi. Justru dari berbagai hal tersebut, sebuah acara dapat memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Menurut saya, sebuah penutupan tidak harus sempurna untuk menjadi berkesan. Yang terpenting adalah bagaimana momen tersebut dapat menjadi bagian dari pengalaman yang akan diingat setelah seluruh rangkaian PKKMB selesai.