Gerakan Perempuan Mengaji: Kehidupan di Era Artificial Intelligence (AI)

Majelis Tabligh dan Ketarjihan dalam naungan Pimpinan Pusat 'Aisyiyah bergerak di bidang dakwah, yang bersumber dari nilai-nilai islam progresif. Hadir sebagai wadah strategis untuk penyampaikan pesan yang bersifat mencerahkan dan meneguhkan.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari 'Aisyiyah Tabligh dan Ketarjihan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Majelis Tabligh dan Keterjihan (MTK) Pimpinan Pusat 'Aisyiyah (PPA) kembali mengadakan Gerakan Perempuan Mengaji (GPM). Pada hari Sabtu 26/10/24 mulai pukul 13.00-15.00 WIB. Mengangkat tema "Hidup di Era Artificial Intellegence AI." Dengan Menghadirkan Saptoni, S.Ag., M.A sebagai narasumber, Misma Kasim MA sebagai moderator dan juga Dr. Adib Sofia, SS., M.Hum pada sesi sambutan. Seperti pada kegiatan GPM sebelumnya, kegiatan ini diikuti via Zoom dan Live di Youtube @AisyiyahPusat.

Topik ini menarik untuk bahas sebab dewasa ini perkembangan teknologi kian canggih serta banyaknya respon tentang dampak dari penggunaan teknologi pada saat ini, khususnya Artificial Intellegence (AI).
Pada sesi sambutan Dr. Adib Sofia., SS., M.Hum mengatakan "Kita sebagai guru, dosen, pengajar masyarakat, ustadz, mubaligh dan sebagainya. Kita minta masyarakat untuk tidak meninggalkan kemampuan yang sudah diberikan Allah SWT yaitu akal pikiran, jangan sampai kita bergantung pada teknologi akan tetapi seharunya teknologi lah yang bergantung pada kita" ujarnya.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Saptoni, SAg., M.A. yang mengatakan "Yang namanya ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pandangan muhammadiyah bukan sesuatu yang tabu." Ia juga menambahkan "Kita harus kembali ke konsep subjetifikasi, yang mana teknologi kita jadikan sebagai asisten, kita yang mengendalikan AI bukan AI yang mengendalikan kita. Maka keputusan apapun harus dikembalikan ke nalar, akal, pikiran pertimbangan-pertimbangan manusia bukan pertimbangan-pertimbangan AI" sambungnya.
Kemudian acara dilanjutkan dangan sesi tanya jawab dan acara diakhir dengan closing statement oleh Saptoni, SAg., M.A.
