Konten dari Pengguna

Commgrad HIMAKOM Warnai Momen Haru Wisuda Ilmu Komunikasi UNS

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Melodia Puspa Anjani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi COMMGRAD
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi COMMGRAD

Surakarta — Wisuda menjadi salah satu momen yang dinantikan mahasiswa setelah menyelesaikan perjalanan panjang di bangku perkuliahan. Hal itu juga dirasakan salah satu wisudawan Ilmu Komunikasi UNS yaitu Alex pada periode September 2026.

Wisuda yang berlangsung pada 26 September 2026 di Gedung Rektorat UNS menjadi salah satu momen bagi HIMAKOM UNS untuk memberikan apresiasi kepada para wisudawan melalui salah satu program kerja yaitu Commgrad. Program kerja tersebut merupakan bentuk apresiasi HIMAKOM kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi yang telah menyelesaikan masa perkuliahannya dengan cara memberikan bunga

Dalam kegiatan tersebut, anggota HIMAKOM memberikan bunga kepada para wisudawan. Bagi Alex, kehadiran adik-adik tingkat dari HIMAKOM memberikan kesan tersendiri di hari kelulusannya.

“Pas kemarin disamperin sama kalian anggota HIMAKOM senang dan seru banget. Walaupun panas-panasan, aku nggak nyangka yang nyamperin wisudawan sebanyak itu, hampir setengah kabinet,” ujar Alex.

Namun, momen paling berkesan bagi Alex justru terjadi ketika ia bertemu dengan keluarganya. Bapak, ibu, dan neneknya datang untuk menyaksikan sekaligus menyambut pencapaiannya meraih gelar sarjana.

“Setelah menemui HIMAKOM kemarin, aku langsung menemui kedua orang tuaku dan berpelukan bersama bapak, ibu, dan nenekku,” katanya.

Dalam momen tersebut, Alex juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya yang telah mendidik, mendukung, dan menemani prosesnya selama berkuliah. Sang ibu bahkan menangis ketika mereka berpelukan.

“Bahkan ibuku menangis saat berpelukan karena mungkin tidak sadar anak yang dulu kecil tiba-tiba sudah meraih gelar sarjana di hadapannya sekarang,” tutur Alex.

Untuk sampai pada hari wisuda, Alex juga melewati proses persiapan yang cukup panjang. Setelah menyelesaikan revisi skripsi, ia mulai mengurus berbagai berkas pendaftaran wisuda. Proses tersebut berlangsung sekitar dua minggu sebelum dilanjutkan dengan persiapan kebutuhan wisuda.

Ia kemudian mencari fotografer serta menyiapkan kemeja, celana, dan dasi yang akan digunakan. Menurutnya, jika dihitung sejak pengurusan berkas, persiapan wisuda membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Namun, persiapan khusus untuk keperluan wisuda hanya berlangsung sekitar satu minggu.

Setelah resmi menyandang gelar sarjana, Alex berencana menerapkan ilmu yang telah diperolehnya selama berkuliah. Ia berharap ilmu dari bidang Advertising, Public Relations, dan Journalistik dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja dan bermasyarakat.

“Ilmu-ilmu komunikasi, terlebih penjurusanku yaitu Advertising, Public Relations, dan Journalistic akan sangat aku jadikan acuan, pedoman saat aku bekerja dan bermasyarakat nanti,” ujarnya.

Bagi Alex, wisuda bukan sekadar prosesi untuk mendapatkan gelar. Momen tersebut menjadi bentuk penghargaan kepada kedua orang tuanya atas segala perjuangan yang telah diberikan selama ia menempuh pendidikan.

“Di momen wisuda inilah aku sebagai mahasiswa sekaligus anak dari kedua orang tuaku, dapat memberikan penghargaan bagi mereka, memberikan pembuktian kepada mereka bahwa apa yang mereka perjuangkan untuk anaknya tidak berakhir sia-sia,” ungkapnya.

Di balik rasa bangga karena berhasil lulus tepat waktu dengan predikat cumlaude, Alex mengaku juga merasakan kekhawatiran mengenai kehidupan setelah menjadi sarjana. Pertanyaan mengenai pekerjaan dan masa depan mulai muncul setelah menyelesaikan perkuliahan.

“Mixed feeling sih, jujur. Yang pasti aku bangga sekali dengan diriku akhirnya bisa lulus dengan tepat waktu dan dengan predikat cumlaude. Hal ini nggak pernah ada di bayanganku pas aku semester tujuh,” katanya.

Pemberian bunga dari HIMAKOM pun menjadi salah satu kenangan yang melengkapi hari kelulusannya. Bagi Alex, momen tersebut terasa semakin berarti karena menjadi salah satu pertemuan terakhirnya bersama HIMAKOM sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi.

“Senang juga sih karena dikasih bunga sama HIMAKOM. Dan mungkin kemarin saat wisuda, itu terakhir kalinya aku ngucapin ‘Ave Komunikare Teman-Temanku Sayang’ sama kalian para HIMAKOM,” pungkas Alex.