Giant Killer di Campus League Regional Bandung, Nopriansyah Bidik Pelatnas

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nopriansyah Adi Gunawan, student-athlete Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, saat berlaga di Campus League Badminton. Foto: Dok. Campus League
zoom-in-whitePerbesar
Nopriansyah Adi Gunawan, student-athlete Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, saat berlaga di Campus League Badminton. Foto: Dok. Campus League

Nopriansyah Adi Gunawan sukses menjadi salah satu kejutan di Campus League Badminton Regional Bandung. Datang bukan sebagai pemain unggulan, mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) itu justru mampu menumbangkan sejumlah lawan yang lebih diunggulkan hingga keluar sebagai juara di nomor Tunggal Putra.

Nopriansyah mengaku tak menyangka bisa melangkah sejauh itu. Berbicara kunci keberhasilannya menjadi juara regional, katanya ia memilih bermain sederhana dengan menjaga permainan tetap rapi dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tekanan.

"Saya enggak nyangka bisa ngalahin unggulan-unggulan, apalagi saya di sini bukan unggulan. Jadi saya cuma main rapi saja, enggak gampang menyerah," kata Nopriansyah usai berlaga di Campus League Badminton The Nationals kepada Campus Sport Indonesia di GOR Bandung, Senin (21/9).

Menurutnya, menjaga ketenangan menjadi kunci selama bertanding di Regional Bandung. Kondisi lapangan dengan laju kok yang cukup kencang juga membuatnya harus lebih sabar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

"Ketika kita dapat tekanan, kita enggak boleh ketekan. Kita harus keluar dari tekanannya. Jadi mainnya berusaha lebih tenang lagi," ujarnya.

Nopriansyah Adi Gunawan, student-athlete Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, saat berlaga di Campus League Badminton. Foto: Dok. Campus League

Performa ciamik di Regional Bandung tersebut sekaligus membawa Nopriansyah melaju ke Campus League The Nationals. Tantangan yang dihadapi pun kini semakin besar karena ia akan bertemu pemain-pemain yang lolos dari regional lainnya.

Meski begitu, Nopriansyah tetap memasang target tinggi. "Kalau target pasti maunya juara satu. Cuma di Nationals ini musuhnya lebih bagus-bagus lagi dibanding Regional. Jadi mikirin satu-satu dulu," tutur mahasiswa semester 5 jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga tersebut.

Pemain kelahiran Bekasi ini mulanya membidik medali emas untuk dibawa dari The Nationals. Sayangnya, langkahnya terhenti saat bertemu dengan Akmal Zaidan Pamuji dari Universitas Jenderal Soedirman di babak semifinal pada Selasa (22/9)

Dalam duel yang berlangsung dua set, Nopri, sapaan akrabnya takluk dengan skor 15-17 dan 6-15 dari juara Regional Bandung tersebut.

Nopriansyah Adi Gunawan, student-athlete Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, saat berlaga di Campus League Badminton. Foto: Dok. Campus League

Bagi Nopriansyah, perjalanan di Campus League Badminton juga memberikan pengalaman berbeda sebagai seorang student-athlete. Menurutnya, atmosfer kompetisi ini terasa lebih besar dibandingkan pertandingan antar-kampus yang pernah ia ikuti.

“Kalau Campus League ini kayak lebih lebih gede, event-nya lebih luas gitulah. Kalau di pertandingan kampus-kampus lain kan kayak ya biasa aja gitu. Kalau di sini kan kayak dari awal main udah ada tekanannya juga kan, dari GOR-nya juga lebih gede dibanding ya pertandingan kampus yang lain,” kata Nopriansyah.

Kini, setelah menjadi giant killer di Regional Bandung, Nopriansyah ingin membuktikan diri di level yang lebih tinggi. The Nationals menjadi panggung berikutnya untuk mengejar podium sekaligus membuka jalan menuju mimpi terbesarnya: menembus Pelatnas.

"Pastinya saya pengin melangkah lebih jauh lagi, biar bisa lebih berprestasi lagi. Penginnya juara terus. Kalau mimpi terbesar, pastinya pengin masuk Pelatnas," ucap Nopriansyah.

instagram embed