Inovasi KKN IPB Wujudkan Petani Cihamerang Mandiri Pupuk dan Cerdas Finansial

Kelompok KKN-T Inovasi IPB University Sukabumi10
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KKNIPB-SUKABUMI10 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Desa Cihamerang, Sukabumi — Petani mulai terbuka terhadap praktik mandiri dan pengelolaan keuangan yang lebih baik melalui kegiatan yang dilaksanakan bersama tim KKN-T Inovasi IPB University. Pada 11 Juli 2025, mahasiswa mengajak warga untuk mempraktikkan kembali pembuatan pupuk organik "JAKABA" (Jamur Keberuntungan Abadi) dan memperkenalkan website "KALTAN" (Kalkulator Petani).
JAKABA menjadi solusi alternatif ramah lingkungan bagi petani untuk tidak lagi bergantung pada pupuk kimia yang kian mahal dan terbatas. Pupuk ini tidak hanya mudah dibuat, tapi juga berbahan dasar lokal dan mendukung kesuburan tanah secara alami. Harapannya, para petani dapat menjadi produsen pupuk mandiri di lahan mereka sendiri.

Tak hanya soal produksi, petani juga diajak untuk lebih cermat mengatur keuangan melalui KALTAN. Alat bantu berbasis web ini dirancang untuk menghitung pemasukan dan pengeluaran petani, serta menentukan harga jual minimum agar mereka tidak merugi. Dengan begitu, petani bisa mulai menyusun strategi usaha tani yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Kegiatan ini berlangsung di Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi dan diikuti oleh 18 peserta, termasuk empat kepala dusun, dua ketua RT, serta anggota GAPOKTAN setempat. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan berbasis edukasi praktis dan teknologi sederhana sangat dibutuhkan di tingkat desa.
Dengan hadirnya program ini, tim KKN-T IPB University berharap bisa membuka jalan menuju pertanian desa yang mandiri, adaptif, dan berbasis ilmu pengetahuan.
