Konten dari Pengguna

Peduli Lingkungan, KKN IPB Ajak Siswa SDN Pameungpeuk Jadi Jago Pilah Sampah

KKNIPB-SUKABUMI10

KKNIPB-SUKABUMI10

Kelompok KKN-T Inovasi IPB University Sukabumi10

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKNIPB-SUKABUMI10 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Cihamerang, Sukabumi – Peduli terhadap pentingnya pendidikan lingkungan sejak dini, Tim KKN-T Inovasi IPB University melaksanakan kegiatan sosialisasi dan praktik langsung pemilahan sampah organik dan non organik pada 1 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan anak-anak sekolah dasar melalui edukasi pemilahan sampah organik dan non organik.

Penyerahan tempat sampah organik dan non organik dari tim KKN IPB kepada guru SDN Pameungpeuk
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan tempat sampah organik dan non organik dari tim KKN IPB kepada guru SDN Pameungpeuk

Dalam suasana yang menyenangkan dan interaktif, para siswa diajak mengenal jenis-jenis sampah, pentingnya memilah sampah sejak dini, serta dampak positif dari kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan.

Materi disampaikan melalui praktik langsung memilah sampah dengan media berbagai jenis sampah seperti plastik, daun, kayu, dan lainnya. Siswa diarahkan untuk memasukkan sampah ke dalam tempat yang telah dibedakan, yaitu tempat sampah berwarna hijau untuk sampah organik, dan tempat sampah berwarna kuning untuk sampah non organik.

Penyerahan tempat sampah organik dan non organik kepada SDN Pameungpeuk untuk mendukung penerapan kebiasaan buang sampah pada tempatnya dan memilah sampah di sekolah.

Metode ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman siswa melalui pengalaman nyata yang mudah diingat. Guru-guru mengapresiasi pendekatan yang dilakukan tim KKN karena mampu menggabungkan pembelajaran dan hiburan, sehingga siswa lebih mudah memahami dan menerapkan materi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Tim KKN IPB tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mengajak siswa untuk menjadi bagian dari solusi lingkungan. Diharapkan, semangat peduli lingkungan ini dapat terus berkembang dan menyebar ke keluarga dan masyarakat sekitar, sehingga tercipta lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.