Konten dari Pengguna

BEM FMIPA IPB Kabinet Serasi Resmi Demisioner : Apa Saja yang Telah Dilakukan

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Akbar Hermawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Kabinet (Dokumentasi Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Foto Kabinet (Dokumentasi Pribadi)

Mahasiswa FMIPA IPB University yang tergabung dalam salah satu Organisasi Kemahasiswaan FMIPA, yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) resmi telah selesai masa tugasnya sebagai pengurus periode 2020/2021 Kabinet Serasi (21/11). Prosesi demisioner dihadiri oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Komisi Kemahasiswaan di tiap Departemen, dan seluruh pengurus Ormawa yang ada di FMIPA. Kegiatan demisioner diawali dengan pelaporan hasil kinerja organisasi kemahasiswaan yang ada di FMIPA, mulai dari himpunan profesi, lembaga kemahasiswaan, BEM serta Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Selanjutnya dilaksanakan penilaian akhir BEM dan sidang demisioner ketua dan wakil ketua BEM FMIPA periodde 2020/2021. BEM pada periode ini mendapatkan penilaian yang sangat baik, yaitu sebesar 94,69 dari total nilai 100. Tentu saja dibalik besarnya nominal penilaian terhadap BEM FMIPA, terdapat banyak inovasi dan capaian yang telah dilakukan oleh BEM FMIPA periode 2020/2021 ini.

“BEM FMIPA periode ini telah melakukan beberapa inovasi dan juga program kerja baru yang belum pernah dilakukan pada periode sebelumnya juga oleh BEM wilayah lainnya, di antaranya LKMM yang merupakan kegiatan pelatihan manajemen dan kepemimpinan untuk seluruh pengurus Ormawa FMIPA, G-Lab yang merupakan sekolah pergerakan yang ada di FMIPA, Komunitas Olahraga (E-Sport), G-Moment yang merupakan pelatihan untuk meningkatkan prestasi mahasiswa FMIPA, serta Kolom Karya yang merupakan wadah bagi mahasiswa yang memiliki talenta dan bakat dalam bidang seni dalam menampilkan karyanya yang juga akan diapresiasi melalaui kanal Instagram. Selain itu, BEM FMIPA periode ini berhasil menjadi finalis 4 besar Ormawa Sehat yang diadakan oleh Direktorat Kemahasiswaan IPB”, ujar Zidane Ibrahim Fadela selaku ketua BEM FMIPA.

Meuthia Azzahra, salah satu pengurus BEM FMIPA IPB 2021 menyatakan, “Rasanya senang bisa menjadi bagian dari BEM FMIPA karena seperti mendapatkan keluarga baru, lalu bisa kenal dengan orang yang bermacam-macam, berbeda skill dan sifat, juga bisa mengenal banyak kakak tingkat dari departemen lain”. Selain itu, Meuthia yang akrab disapa “Mute” menyatakan bahwa pengalaman yang ia peroleh di BEM tidak bisa didapatkan di bangku perkuliahan, seperti manajemen event dari konsep hingga eksekusi, brainstorming ide, manejemen emosi dan waktu, manajemen sumberdaya manusia, serta banyak hal lainnya yang sebelumnya tak pernah dibayangkan akan ia dapatkan di BEM. Namun, ada beberapa hal yang menurut Mute masih menjadi hambatan, misalnya adanya perbedaan usia diantara beberapa anggota yang menyebabkan ketidaknyamanan dalam melakukan kinerja. Hal ini juga menyebabkan terkadang environment yang tercipta menjadi kurang berwarna dibandingkan kepanitiaan dengan anggota yang rentang umurnya sama karena tidak terasa adanya hirearki dan lebih satu frekuensi.

“Harapannya, pada periode selanjutnya dapat lebih dibangun kembali ikatan di antara pengurus beda angkatan, agar tidak terdapat kesenjangan, sehingga outputnya berpengaruh baik terhadap pemahaman diri sendiri maupun internal BEM terhadap kinerja dan rasa kekeluargaan dalam BEM,” ujar Mute.