Mahasiswa diajarkan Beternak Puyuh Mulai dari Hulu Hingga Hilir
Tulisan dari Akbar Hermawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa IPB University di berbagai Fakultas yang tergabung dalam kegiatan yang diadakan oleh Direktorat Kemahasiswaan, yaitu Young Agripreneur Camp. Young Agripreneur Camp atau disingkat YAC pada tahun ini sudah memasuki Batch 8 dan 9, yang dilaksanakan pada tanggal 19-22 Desember tahun 2021. YAC pada tahun ini mengangkat tema meningkatkan generasi milenial berkarir di bidang agripreneur. Seperti tahun sebelumnya, YAC pada tahun ini terbagi menjadi lima fokus cluster, yaitu pertanian, perikanan, peternakan puyuh, peternakan domba dan ayam, serta greenhouse. Setiap cluster dilaksanakan di tempat yang berbeda-beda, salah satunya adalah cluster peternakan puyuh yang berada di Desa Cihideung Udik, Kabupaten Bogor (22/12). Setiap cluster memiliki praktisi tersendiri, untuk cluster peternakan puyuh sendiri dibimbing langsung oleh Pak Djadja Suhardja.
“Puyuh merupakan salah satu hewan ternak yang memiliki kelebihan tersendiri, diantaranya mudah dalam perawatan, memiliki produksi yang sangat besar (bertelur setiap hari), dan memiliki banyak pilihan untuk dijadikan olahan produksi” tutur Pak Djadja dalam pemberian pembekalan materi sebelum praktek lapang (20/12).
Peserta yang beranggotakan dua belas orang ini didampingi oleh dua PIC program melaksanakan kegiatan turun lapang selama tiga hari. Peserta diberikan penjelasan mengenai tata cara beternak puyuh secara rinci, mulai dari penetasan, sampai panen telur. Selain itu, peserta juga diperlihatkan dan praktik bagaimana tata cara beternak puyuh, mengganti air minum, memberi pakan, membersihkan kotoran, sampai dengan memanen puyuh. Selain itu, praktisi juga mengajak peserta untuk ikut menjual hasil panen ke agen yang telah bekerja sama dengan praktisi.
“… kami juga diajarkan mengelola hasil panen ternak puyuh, yaitu telur dan daging puyuh. Kami diajarkan seperti ini agar kami paham mengenai produk yang dihasilkan, yang ternyata memiliki prospek yang sangat luar biasa. Proses tersebut mulai dari penetasan sampai olahan produk dari telur puyuh. Ini merupakan salah satu pengalaman terbaik dalam hidup kami.” Tutur Ridwan yang merupakan salah satu peserta YAC di Cluster Puyuh.
Sementara itu, Pak Djaja selaku Praktisi mengungkapkan pesan, “Semoga kedepannya program ini lebih berkelanjutan, karena program ini mungkin tidak diajarkan di dunia perkuliahan, kewirausahaan Mahasiswa bisa dikembangkan. Harapan saya semoga apa yang saya berikan selama tiga hari ini lebih bermanfaat dan peserta bisa semaksimal mungkin untuk memanfaatkan ilmu yang telah didapat. Saya mendukung dan berharap, lebih banyak lagi kegiatan serupa untuk menciptakan agripreneur muda, khususnya saat ini dalam masa pandemi yang sudah menciptakan banyak sekali dinamika kehidupan serta membuka peluang lapangan pekerjaan baru dan Mahasiswa tidak mengalami kebuntuan dalam berproses.”

