Kumparan Logo

Ini Alasan Mauro Zijlstra Gabung Arema FC

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mauro Zijlstra ganung Arema. Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mauro Zijlstra ganung Arema. Dok. kumparan

Penyerang Tim Nasional (Timnas) Indonesia Mauro Zijlstra gabung ke Arema FC dengan status pinjaman. Zijlstra yang kalah saing di Macan Kemayoran, harus terdepak dari skuad asuhan Shin Tae-yong dan dipinjamkan ke Arema FC.

Secara statistik memang penyerang berusia 21 tahun itu memang baru bermain 4 laga di Super League musim 2025 - 2026. Dari empat laga musim lalu itu bahkan Zijlstra belum menciptakan gol atau assist bersama Persija Jakarta.

Kedatangan pemain asing Alexander Jeremeff asal Swedia dan kian moncernya performa Eksel Runtukahu di Persija membuat namanya tersisih. Alhasil ia terpaksa dipinjamkan ke Arema FC demi menambah menit bermainnya.

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi menyatakan, peminjaman Zijlstra striker Timnas Indonesia diawali komunikasi bagus antara manajemen Singo Edan dan Macan Kemayoran. Pihaknya melihat kemampuan Zijlstra sesuai dengan kebutuhan taktikal pelatih dan menambah kedalaman skuad di lini serang Arema FC.

""Kami menyambut Mauro Zijlstra sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Kehadirannya menjadi tambahan yang kami butuhkan untuk memperkuat lini depan menghadapi Super League 2026/2027," ujar Yusrinal Fitriandi, pada Minggu (23/8).

Zijlstra bahkan langsung dikenalkan ke Aremania pada laga uji coba melawan RANS FC, pada Sabtu sore (22/8). Kedatangannya pun disambut positif oleh kubu Singo Edan yang tengah berburu penyerang usai belum pulihnya Gustavo Hendrique, yang mengalami cedera di turnamen Piala Presiden. Asa penyerang jebolan akademi Az Alkmaar Belanda itu untuk bermain juga lebih besar dibandingkan dengan di Persija Jakarta.

"Mauro memiliki potensi dan kualitas yang kami yakini bisa memberikan kontribusi bagi tim. Kami berharap dia bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan tim, memahami filosofi permainan pelatih, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama Arema FC," terangnya.

Pemain Timnas Indonesia U-22 Mauro Zijlstra saat laga melawan Timnas Mali U-22 dalam pertandingan uji coba di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Di sisi lain, Mauro Zijlstra mengakui faktor menit bermain menjadi pertimbangannya menerima tawaran peminjaman Arema FC. Ia sudah berbicara langsung dengan Shin Tae-yong, eks pelatih Timnas Indonesia terkait kans bermain reguler di Macan Kemayoran.

"Setelah bermain bersama Tim Nasional, saya berbicara dengan Coach Shin Tae-yong tentang pilihan terbaik untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain dan memainkan lebih banyak pertandingan, karena musim lalu saya tidak banyak bermain akibat cedera,” kata Mauro Zijlstra.

Setelah musim lalu berjalan terbatas, Mauro kemudian mencari pilihan yang bisa memberinya kesempatan bermain lebih banyak. Komunikasi dengan Shin Tae-yong turut membahas langkah terbaik untuk kariernya pada musim baru.

Mauro melihat Arema sebagai pilihan yang tepat untuk melanjutkan perkembangan kariernya. Status kompetisi kasta tertinggi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam keputusannya.

Kesempatan bermain menjadi pertimbangan utama Mauro ketika memilih Singo Edan. Dia ingin mendapatkan pengalaman bertanding lebih banyak setelah menghadapi keterbatasan penampilan pada musim sebelumnya.

“Saya pikir, bergabung dengan Arema merupakan keputusan yang bagus. Ini masih liga kasta pertama dan saya juga tahu ada banyak pemain bagus di sini. Saya bisa bermain lebih banyak di sini dibandingkan di Persija. Jadi itulah alasannya,” pungkasnya