kumparan
14 Des 2018 0:54 WIB

Bikin Pening Dibanding Blackpink hingga Anti-Mati di Era Disrupsi

Blackpink (Foto: Instagram @blackpinkofficial )
Story dari Tasaro GK berjudul 'Bikin Pening Dibanding Blackpink (Bagian 1)' membahas polemik yang sedang terjadi dan menjadi satu dari tiga user story pilihan Aksara edisi ini. Berikut selengkapnya.
ADVERTISEMENT
1. Bikin Pening Dibanding Blackpink (Bagian 1)
Saya hanya berpikir kemudian bahwa, kepekaan ini tidak boleh berhenti pada Blackpink. Sebab, ada yang lebih membuat pening dibanding Blackpink. Ada yang bagi saya jaaaauh lebih berbahaya dibanding dampak repetisi reff “Blackpink!” dan tarian mereka.
Hal yang saya maksud sudah ada di rumah anda, sudah dikonsumsi anak-anak anda, setiap hari, sedangkan anda sama sekali tidak curiga.
2. Aquaman: Film DC yang Gila-gilaan!
Setelah sempat tampil dua kali lewat Batman vs Superman: Dawn of Justice (Zack Snyder, 2016) dan Justice League (Zack Snyder, 2017), Aquaman kini mendapatkan film yang menceritakan kisah awal mulanya sendiri bertajuk Aquaman yang digarap oleh James Wan (The Conjuring, Furious 7) dalam kemasan yang tak kalah baik dengan Wonder Woman garapan Petty Jenkins yang rilis tahun lalu.
ADVERTISEMENT
Dipenuhi banyak sekali momen surealis yang imajinatif, adegan-adegan yang mengharukan, dan tentu saja adegan-adegan action yang seru dengan koreografi maksimal, serta didukung jajaran pemain dengan nama besar. Aquaman adalah film pada pengujung tahun, yang lebih terasa seperti salah satu film terbaik musim panas tahun ini.
3. Anti-Mati di Era Disrupsi
Kita semua tahu bahwa saat ini, dunia sudah bergerak sangat cepat. Semua hal (seakan) go digital. Dampaknya adalah banyak value creator baru bermunculan, tetapi tidak jarang juga ada pemain lama berguguran, mulai dari media cetak yang hilang dari peredaran sampai ke perusahaan transportasi konvensional.
Sebut saja beberapa retail terkenal seperti Lotus Department Store dan Debenhams yang telah ditutup oleh PT. Mitra Adi Perkasa, Tbk tahun 2017. Beberapa retail lain, seperti Disc Tarra, Payless Gymboree, dan Toys’R'Us juga hengkang dari gelandang karena tidak mampu menghadapi gempuran pemain baru dengan senjata digital-nya yang lebih praktis, dapat bertumbuh dengan cepat, dan juga jadi primadona konsumen beberapa tahun belakangan ini
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan