Konten dari Pengguna

Mina Kencana: Praktik Pengolahan Minyak Kelapa Bersama Masyarakat Garongan

Razzan Bagus

Razzan Bagus

Mahasiswa mencoba jadi penulis/ UMY

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Razzan Bagus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Garongan, Kulon Progo — 13 Agustus 2026. Program YSI HIMASEPTA UMY 2026 melalui Program COCONUTRISE kembali melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui Program Mina Kencana. Kegiatan dilaksanakan di Posko YSI HIMASEPTA tepatnya di Padukuhan 9 Kalurahan Garongan, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, dengan fokus pada praktik pengolahan kelapa menjadi minyak kelapa goreng.

Sumber: Dokumentasi Tim Program Mina Kencana, 2026.
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Dokumentasi Tim Program Mina Kencana, 2026.

Kegiatan ini melibatkan tim pelaksana YSI HIMASEPTA UMY bersama kelompok sasaran yang berjumlah 19 orang dari kelompok PKK dan KWT dari beberapa padukuhan di Kalurahan Garongan. Mina Kencana menjadi salah satu tahapan dalam pengembangan kapasitas masyarakat untuk mengolah potensi kelapa yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian tujuan pelaksanaan Mina Kencana. Tim menjelaskan bahwa kegiatan tidak hanya berfokus pada praktik pembuatan minyak kelapa, tetapi juga menjadi bagian dari proses pengembangan Unit Usaha COCONUTRISE melalui Komunitas WANAKARYA.

Sebelum praktik dimulai, peserta diberikan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal mengenai pengolahan dan pengembangan produk kelapa. Hasil tersebut digunakan sebagai salah satu bahan untuk melihat tingkat pemahaman peserta sekaligus menjadi dasar dalam proses pembelajaran selama kegiatan berlangsung.

Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pengolahan minyak kelapa secara langsung. Proses dimulai dari persiapan bahan baku, pemarutan kelapa, pembuatan santan, hingga proses pengolahan santan menjadi minyak. Peserta terlibat dalam setiap tahapan sehingga tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam proses produksi.

Dalam praktik tersebut, peserta dan tim juga mengamati berbagai faktor yang dapat memengaruhi hasil minyak, seperti kualitas bahan baku, proses pengolahan, lama pemanasan, kondisi blondo, serta proses penyaringan dan penyimpanan. Hal ini menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas minyak yang dihasilkan.

Kegiatan Mina Kencana juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman antara tim YSI HIMASEPTA dengan masyarakat. Sebagian masyarakat telah memiliki pengalaman dalam mengolah kelapa, sehingga proses praktik dapat dilengkapi dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki oleh warga. Melalui diskusi tersebut, tim bersama masyarakat dapat mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi apabila pengolahan minyak kelapa dikembangkan menjadi kegiatan usaha.

Kegiatan turut membahas beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam pengembangan usaha, seperti kualitas produk, efisiensi proses produksi, dan pembagian peran dalam kelompok. Melalui Program Mina Kencana, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dalam pengolahan kelapa sekaligus memahami potensi pengembangan produk sebagai bagian dari usaha bersama. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah awal dalam mempersiapkan masyarakat untuk menjalankan Unit Usaha COCONUTRISE secara bertahap.