PKK bersama Mahasiswa KKN Desa Kebonharjo Serukan Inovasi Pewarna Makanan Alami

Pengabdian terhadap masyarakat
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KKN MB POSKO 29 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pemberdayaan masyarakat oleh PKK dan Mahasiswa KKN
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK merupakan organisasi yang dibentuk dalam ruang lingkup desa maupun kelurahan yang beranggotakan ibu-ibu rumah tangga. Tujuan dibentuknya PKK yaitu untuk memberdayakan Kesehatan, Pendidikan, dan kesejahteraan Masyarakat. Dalam pelaksanaanya, PKK sering mengadakan kegiatan berupa gotong royong, posyandu, pelatihan, hingga pengembangan keterampilan dari setiap warga.
Baca juga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Turut Sukseskan Penyaluran 5 Ton Beras Desa Kebonharjo
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Kebonharjo menyelenggarakan kegiatan pembuatan makanan berbahan pewarna alami sebagai bentuk pelatihan hidup sehat. Pelatihan pembuatan mochi berpewarna alami sukses digelar TP PKK Desa Kebonharjo bersama mahasiswa KKN Posko 29 UIN Walisongo pada Minggu, 20 Juli 2025 di balai desa. Dalam acara yang dipandu oleh Ofa (pengusaha mochi rumahan dari Dawungsari), para ibu dari tiap RW diajak langsung belajar membuat mochi sehat dengan pewarna buah naga serta isian stroberi dan coklat yang ramah anak. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara.
Tak hanya berlatih, kegiatan ini juga jadi ajang kolaborasi seru antara masyarakat dan mahasiswa, yang aktif mendampingi dan mendokumentasikan jalannya pelatihan. Ketua TP PKK Kebonharjo, Siti Zunaidah, menegaskan pentingnya menggunakan bahan alami demi kesehatan anak-anak, sekaligus mengenalkan inovasi olahan pangan lokal. Diharapkan, pelatihan ini menumbuhkan inspirasi baru untuk memanfaatkan potensi desa, serta mendorong kreatifitas ibu-ibu dalam membuat camilan sehat berbahan alami bagi keluarga mereka.
Dengan fokus “Membuat Mochi yang Digemari Anak-anak”, para peserta diajarkan cara mengolah mochi dengan pewarna alami dari buah naga, serta berbagai isian seperti stroberi dan cokelat yang aman dikonsumsi anak-anak.
“Kami ingin mengenalkan makanan sehat dan aman bagi anak-anak dengan memanfaatkan pewarna alami,” ungkap Siti Zunaidah, Ketua TP PKK Desa Kebonharjo.
Mahasiswa KKN Posko 29 turut aktif dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk membantu persiapan acara, pendampingan peserta, serta mendokumentasikan jalannya pelatihan. Kehadiran mahasiswa KKN memberikan semangat baru bagi warga, sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal.
Ibu Santi selaku perangkat desa memberikan apresiasi penuh atas berjalannya kegiatan ini.
"Keberadaan mahasiswa kkn UIN Walisongo sangat membantu masyarakat desa dalam menjalankan program desa." Ujar Ibu Santi.
Diharapkan, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi inspirasi bagi warga untuk memanfaatkan bahan alami di sekitar mereka sebagai alternatif pewarna makanan yang aman dan sehat.
