Penerjunan KKN Moderasi Beragama: Kolaborasi UIN Walisongo dan Kecamatan Patebon

Pengabdian terhadap masyarakat
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KKN MB POSKO 29 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
KKN Moderasi Beragama, UIN Walisongo, Desa Kebonharjo

Kendal – Pemerintah Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, menyambut hangat kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Apel penerimaan yang digelar pada 17 Juli 2025 di Kantor Kecamatan menjadi momen penting yang mempererat sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat.
Acara ini turut dihadiri Camat Patebon beserta jajaran, perwakilan LP2M UIN Walisongo, serta dosen pembimbing lapangan Ibu Pradipta Kurniasanti, SKM, M.Gizi. Penerjunan mahasiswa menandai dimulainya kolaborasi aktif yang bertujuan memperkuat nilai-nilai toleransi, harmoni, dan penguatan sosial berbasis keagamaan di masyarakat.
Sebanyak 225 mahasiswa dari berbagai program studi resmi diterjunkan dalam program KKN Moderasi Beragama yang akan berlangsung hingga 28 Agustus 2025. Mahasiswa Posko 29 yang bertugas di Desa Kebonharjo siap berkontribusi langsung dalam mendampingi masyarakat melalui kegiatan berbasis nilai moderasi beragama dan penanganan isu stunting.
Ketua LP2M UIN Walisongo, Dr. Akhmad Arif Junaidi, menegaskan bahwa tema KKN kali ini selaras dengan semangat nasional, yakni memperkuat moderasi beragama di tengah kehidupan sosial yang majemuk. Tema tersebut juga sejalan dengan slogan “Kendal Beribadat” dan program nasional Presiden Prabowo Subianto dalam mengentaskan stunting melalui inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program KKN menjadi bentuk kontribusi nyata kampus dalam menjawab permasalahan lokal. Di tengah masyarakat, KKN mendorong partisipasi aktif warga, memfasilitasi transfer pengetahuan dari kampus ke desa, serta memperkuat nilai pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keberagaman.
Bagi UIN Walisongo, pelaksanaan KKN tak hanya menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga membangun citra sebagai institusi yang hadir, peduli, dan berperan aktif dalam pembangunan sosial berbasis nilai.
Baca juga: PKK bersama Mahasiswa KKN Desa Kebonharjo Serukan Inovasi Pewarna Makanan Alami
