Khalayak dan Media Massa

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Tulisan dari Aldi Aprilla Nur Rizqi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di era teknologi yang sudah semakin maju dan akan terus berkembang seperti saat ini, teknologi memiliki tempat yang sangat krusial dalam proses pendistribusian maupun proses komunikasi yang terjadi di dalam sebuah masyarakat.
Apalagi perkembangan teknologi, khususnya dalam media baik media massa maupun mediaa online juga ikut mengalami perkembangan yang cukup pesat. Dalam ranah sosiologi komunikasi, teknologi termasuk kedalam salah satu konsep yang sangat penting karena masyarakat secara langsung dan tidak langsung terkena ‘impact’ dari perkembangan teknologi.
Masyarakat demikian biasa dikenal sebagai khalayak. Khalayak merupakan sekumpulan orang atau masyarakat yang dimana ia menjadi pembaca, pendengar, serta ia ikut dalam proses produksi sebuah pesan dari sebuah media yang kemudian pesan tersebut akan didistribusikan kepada khalayak lain yang lebih luas.
Pada awalnya khalayak memang tidak memiliki peran dalam proses produksi pesan, namun semakin berkembangnya teknologi di berbagai media massa dan online serta perkembangan dari khalayak itu sendiri maka peran khalayak juga ikut menjadi yang memproduksi pesan.
Khalayak dibagi menjadi dua jenis, yakni khalayak pasif dan khalayak aktif. Perbedaan yang terdapat dari kedua jenis khalayak disini terdapat dari keaktifan khalayak itu sendiri dalam menerima terpaan pesan dari media. Jika khalayak pasif itu dalam menerima pesan dari media mereka langsung menerima pesan tersebut tanpa adanya pemikiran yang kritis yang membuat mereka menjadi mudah untuk terdampak informasi ‘hoax’, informasi palsu, informasi yang menyesatkan.
Sedangkan khalayak aktif adalah khalayak yang disaat mereka terkena terpaan informasi dari media mereka tidak langsung percaya akan informasi tersebut. Yang mereka lakukan adalah mencari sumber kebenaran lain untuk dibandingkan sehingga pada akhirnya mereka dapat membuat kesimpulan terhadap mana yang benar dan mana yang salah.
