News
·
2 Februari 2021 12:49

Berlomba Bahasa Jerman dari Depan Layar

Konten ini diproduksi oleh Ryan Rinaldy
Berlomba Bahasa Jerman dari Depan Layar (224771)
searchPerbesar
Visual utama Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional 2021 (Foto: Groupe Dejour)
Sebanyak 665 pelajar bahasa Jerman dari 345 SMA, SMK, dan MA di 28 provinsi Indonesia telah berkompetisi dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional selama Januari 2021. Lomba bahasa Jerman tahunan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan Goethe-Institut Indonesien bekerja sama dengan Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia (IGBJI) ini diselenggarakan secara virtual untuk pertama kali pada tahun ini di tengah pandemi yang masih berlangsung.
ADVERTISEMENT
Tahun ini, para peserta berusia antara 15 dan 17 tahun mengawali perjalanan mereka dengan berlomba dalam babak penyisihan pada Kamis (7/1/2021). Dengan menggunakan platform digital Zoom dan Moodle, para siswa diuji dalam hal keterampilan menulis, mendengarkan, dan membaca pada tingkat kemahiran bahasa A2 (tingkat pemula lanjutan).
Para peserta selanjutnya disaring menjadi 70 finalis, yang kemudian berlomba dalam babak final pada Kamis (28/1/2021). Selama putaran final, ke-70 finalis harus mengerjakan soal-soal kemahiran mendengarkan, menulis, dan berbicara lewat aplikasi Actionbound pada ponsel pintar. Untuk tes bicara, para finalis diberi waktu 20 menit untuk mempersiapkan dan merekam pidato berdurasi 90 detik mengenai topik yang diberikan, dan kemudian mengunggahnya ke aplikasi.
Para pemenang lomba tahun ini diumumkan dalam upacara penyerahan hadiah secara virtual, yang ditayangkan langsung melalui kanal YouTube Goethe-Institut Indonesien pada Sabtu (30/1/2021).
ADVERTISEMENT
Pemenang dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional adalah: Frederick Owen Tesalonika (SMA Kristen 1 Penabur Jakarta) sebagai juara satu, Delon Arjuna (SMA Negeri 4 Medan) sebagai juara kedua, Nathanael Farrel Monika (SMA Kristen 1 Penabur Jakarta) di tempat ketiga, dan Nicholas Ciputra (SMA Ignatius Global School Palembang) di tempat keempat. Setiap pemenang memperoleh beasiswa untuk kursus bahasa Jerman dari Goethe-Institut bernilai sekitar 17 juta Rupiah.
Dr. Stefan Dreyer, Direktur Goethe-Institut Indonesien, dalam sambutannya pada upacara penyerahan hadiah, menyampaikan, Olimpiade Bahasa Jerman yang telah diselenggarakan di Indonesia sejak 2010 ini biasanya menjadi kesempatan baik untuk bertemu langsung, berkenalan, dan saling berbicara dalam bahasa Jerman.
"Tetapi pada tahun ini semuanya berubah akibat pandemi global. Kita harus menjaga jarak. Sempat timbul pertanyaan apakah Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional sebaiknya dibatalkan saja. Namun setelah berdiskusi panjang lebar dengan para guru, siswa, dan wakil otoritas pendidikan, semua pihak sependapat: Kita tetap akan berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkannya,” ujarnya.
Berlomba Bahasa Jerman dari Depan Layar (224772)
searchPerbesar
Para peserta Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional 2021 saat mengerjakan tes menulis bahasa Jerman tingkat kemahiran bahasa A2 (tingkat pemula lanjutan) pada putaran final, Kamis (28/1/2021).
Tidak mudah
ADVERTISEMENT
Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional edisi digital ini mengalami beberapa rintangan saat penyelenggaraannya. Dalam babak penyisihan, pemadaman listrik dan masalah teknis terjadi di sejumlah lokasi peserta. Ketua IGBJI, Ekadewi Indrawidjaja, mengatakan: “Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional pada tahun ini berlangsung dengan tidak mudah karena semuanya harus berlangsung secara digital. Namun, para guru dan siswa tidak mau dikalahkan oleh masalah tersebut. Semua sudah berhasil mempersiapkan dan mengikuti kegiatan dengan baik.”
Kompetisi ini diadakan setiap tahun untuk mempromosikan bahasa Jerman di Indonesia serta mendorong siswa/i SMA/SMK/MA untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berbahasa Jerman. Olimpiade ini turut didukung Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Indonesia.
“Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional memang sebuah lomba, tetapi bukanlah pertandingan serba ketat untuk saling mengalahkan, sebab semuanya mempunyai tujuan yang sama: belajar sebuah bahasa asing. Dengan belajar bahasa asing, kita ingin mencapai pemahaman yang lebih mendalam mengenai berbagai budaya, negara, masyarakat. Memanfaatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam Olimpiade tahun ini merupakan langkah penting ke arah itu,” ucap Dr. Matthias Müller, Kepala Bagian Kebudayaan dan Informasi pada Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020