Konten dari Pengguna

Menjawab Beredarnya Kembali Broadcast Hoax Kiddle Produk Google

Alfons Tanujaya

Alfons Tanujayaverified-green

Tukang oprek dan Antivirus Specialist di vaksincom

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Alfons Tanujaya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kiddle (Foto: totesnewsworthy.com)
zoom-in-whitePerbesar
Kiddle (Foto: totesnewsworthy.com)

Ibarat banjir, muncul kembali 2017 setelah disebarkan awal 2016

Kiddle.co adalah salah satu mesin pencari (search engine) yang oleh banyak pihak diyakini sebagai mesin pencari produk Google yang aman dan ramah anak. Informasi ini ramai disebarkan di awal tahun 2016 dan versi revisinya yang tidak berbeda jauh kembali marak disebarkan di awal tahun 2017.

Mengapa broadcast Kiddle ini bisa kembali menyebar? Apakah benar Kiddle merupakan produk Google? Lalu, lebih jauh lagi, terlepas dari produk Google atau bukan, apakah benar Kiddle memang bermanfaat untuk anak anda sebagai alternatif mesin pencari yang aman?

Vaksincom menyempatkan diri untuk melakukan penelusuran dan memberikan laporannya.

Viral Februari 2016

Kiddle, mesin pencari ramah anak yang ramai dibicarakan dan disebarkan secara viral melalui media sosial di bulan Februari – Maret 2016 ini banyak di klaim sebagai produk Google.

Netter meyakini Kiddle adalah produk Google (Foto: Vaksin.com)
zoom-in-whitePerbesar
Netter meyakini Kiddle adalah produk Google (Foto: Vaksin.com)

Lucunya, setelah disebarkan pada awal tahun 2016, ibarat musim mangga yang rutin mengunjungi setiap tahun, di awal tahun 2017 kembali broadcast mengenai Kiddle kembali menyebar. Kali ini selain melalui Facebook, juga beredar versi Whatsapp yang secara redaksional telah berubah, namun dapat dikatakan sebelas duabelas alias samimawon. Kesalahan yang menganggap Kiddle adalah produk Google tetap diteruskan.

Broadcast Kiddle 2017 disebar melalui Facebook (Foto: Vaksin.com)
zoom-in-whitePerbesar
Broadcast Kiddle 2017 disebar melalui Facebook (Foto: Vaksin.com)

Broadcast Kiddle 2017 di Whatsapp (Foto: Vaksin.com)
zoom-in-whitePerbesar
Broadcast Kiddle 2017 di Whatsapp (Foto: Vaksin.com)

Seperti terlihat pada broadcast yang ramai menyebar di laman Facebook dan broadcast Whatsapp, status Google sudah tidak muda lagi dan Google dibilang sudah menjadi om dan kini sudah mempunyai anak yang tidak lain adalah Kiddle. Lalu, mengapa banyak orang memiliki persepsi bahwa Kiddle adalah produk Google?

Logo dan Kesalahan Pers

Berbicara mengenai persepsi memang terkadang membingungkan dan dalam kasus Kiddle ini, menurut pengamatan Vaksincom, dapat terlihat dari logo Kiddle yang memiliki beberapa kemiripan dengan Google. Hal tersebut kemudian dengan tidak sengaja disalahartikan oleh beberapa media sehingga menimbulkan salah persepsi. Walalupun kemudian kesalahan ini berusaha diluruskan baik oleh beberapa media lain atau oleh Kiddle sendiri.

Namun karena adanya kemiripan dalam logo tadi, hal ini berulang dan kesalahan persepsi tetap terjadi. Pihak Kiddle yang secara tidak langsung diuntungkan oleh hal ini sudah memberikan klarifikasi bahwa mereka bukan anak perusahaan Google, namun seperti Hoax yang bermain-main dengan persepsi, jika kesan pertama Kiddle dianggap mirip dengan Google, maka tidak mudah menghilangkan kesan pertama tersebut.

Apa kemiripan dalam logo Kiddle dan Google? Silakan bandingkan kedua gambar di bawah.

Logo Google (Foto: Vaksin.com)
zoom-in-whitePerbesar
Logo Google (Foto: Vaksin.com)

Logo Kiddle (Foto: Vaksin.com)
zoom-in-whitePerbesar
Logo Kiddle (Foto: Vaksin.com)

Salah satu ciri khas logo Google adalah penggunaan warna dasar pada setiap huruf yang memberikan kesan keteraturan, tetapi kemudian diselingi dengan warna hijau yang bukan warna dasar pada huruf ā€œLā€ dengan tujuan memberikan kesan bahwa Google tidak selalu mengikuti pola yang sudah ada. Adapun urutan warna yang digunakan Google adalah BMKBHM (Biru Merah Kuning Biru Hijau Merah)

Hal tersebut diikuti oleh Kiddle, menggunakan warna dasar yang sama pada 3 huruf pertama, namun urutan warna pada huruf ke 4 dan ke 5 di balik sehingga urutan warnanya adalah BMKHBM.

Sengaja atau tidak sengaja, siapapun yang melihat logo Kiddle akan memiliki kesan bahwa logo ini memiliki kesamaan dengan Google dan tentunya sedikit yang menyadari kalau urutan warna pada huruf ke 4 dan 5 di balik.

Jika anda tidak percaya, silakan lihat buktinya pada berita yang dipublikasikan oleh Techtimes pada gambar 6 di bawah ini :

Berita logo Kiddle di Techtimes yang mirip Google (Foto: Techtimes)
zoom-in-whitePerbesar
Berita logo Kiddle di Techtimes yang mirip Google (Foto: Techtimes)

Dalam artikel tersebut dikatakan bahwa logo Kiddle menggunakan urutan warna logo Google yang terkenal (kelihatannya reporter Techtimes tidak menyadari adanya perbedaan urutan warna logo pada huruf ke 4 dan 5) dan hal ini secara tidak langsung memberikan persepsi kuat bahwa Kiddle memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Google.

Padahal hubungan terdekat Kiddle dengan Google adalah teknologi Safesearch yang dimiliki Google digunakan oleh Kiddle dalam mesin pencarinya. Sebagai catatan, teknologi Safesearch ini juga dimanfaatkan oleh ratusan aplikasi selain Kiddle.

Dan sebagai catatan lain, server mesin pencari Google.com dan Google.co.id menggunakan GWS Google Web Server, sedangkan mesin penari Kiddle.co menggunakan Microsoft IIS 7.5.

Jika Techtimes melakukan kesalahan yang mengarahkan pada kesimpulan bahwa Kiddle memiliki hubungan erat dengan Google, lebih parah lagi kesalahan yang dilakukan oleh Indiatimes, yang terang-terangan mengatakan bahwa Kiddle adalah milik/afiliasi dari Google.

3 kali India Times menyatakan Kiddle produk Google (Foto: India Times)
zoom-in-whitePerbesar
3 kali India Times menyatakan Kiddle produk Google (Foto: India Times)

Apakah Kiddle baik untuk anak anda ?

Terlepas dari semua fakta di atas, teman yang menyebarkan broadcast yang mengandung kebohongan/hoax ada baiknya kita ingatkan. Mungkin sebenarnya ia malu untuk mengakui hal ini, maka silakan cari cara yang terbaik dan tidak perlu sampai membuat malu teman di group. Atau bisa juga di informasikan secara personal atau japri sehingga koreksi atas hoax ini tidak sampai mengganggu pertemanan.

Demikian pula sebaliknya. Jika kebetulan anda tidak sengaja menyebarkan hoax, tidak usah malu karena banyak sekali hoax yang dirancang sedemikian lupa sehingga orang yang terpelajar sekalipun banyak yang terkecoh dan ikut menyebarkan hoax ini karena peduli dan ingin berbagi dengan teman-temannya. Akui saja bahwa telah terjadi kesalahan dan koreksi atas hoax yang telah disebarkan.

Pada artikel berikutnya, Vaksincom melakukan sedikit riset kecil untuk mengetahui performa Kiddle.

Apakah menggunakan Kiddle benar dapat melindungi anak kita dari paparan konten berbahaya di internet?

Apa dampak negatif dan positifnya?

Apa solusi terbaik jika anda ingin melindungi buah hati anda dari paparan konten negatif di internet?

Salam,

Alfons Tanujaya