Konten dari Pengguna

KKN Aksara Bhumi 189 Salurkan Santunan Rp9,7 Juta di Leuwisadeng

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Alif Rangga tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyerahan santunan Rp9,7 juta untuk yatim dan dhuafa oleh mahasiswa UIN Jakarta di Yayasan Yasalam, Desa Leuwisadeng (Sumber : KKN Aksara Bhumi 189)
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan santunan Rp9,7 juta untuk yatim dan dhuafa oleh mahasiswa UIN Jakarta di Yayasan Yasalam, Desa Leuwisadeng (Sumber : KKN Aksara Bhumi 189)

Leuwisadeng – Semangat berbagi diwujudkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Aksara Bhumi 189 Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melalui kegiatan santunan bagi anak yatim piatu dan dhuafa di Yayasan Yasalam, Desa Leuwisadeng. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap kelompok yang membutuhkan.

Kegiatan santunan tersebut tidak hanya menjadi agenda sosial, tetapi juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan masyarakat selama menjalankan program KKN. Kehadiran mahasiswa di tengah lingkungan Yayasan Yasalam diharapkan dapat memberikan manfaat, khususnya bagi anak-anak yang menjadi penerima santunan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah dukungan dana yang berhasil dihimpun untuk disalurkan kepada penerima manfaat. KKN Aksara Bhumi 189 berhasil menyalurkan santunan dengan total sebesar Rp9.700.000.

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan KKN Aksara Bhumi 189 kepada pihak Yayasan Yasalam. Momen tersebut turut didokumentasikan sebagai bentuk transparansi dan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung terlaksananya kegiatan.

Bagi mahasiswa KKN Aksara Bhumi 189, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pemberian bantuan. Santunan menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kepedulian, mempererat hubungan sosial, serta menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengambil peran dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Ketua KKN Aksara Bhumi 189, Alif Rangga, menyampaikan bahwa kegiatan santunan menjadi salah satu pengalaman yang memberikan kesan mendalam selama pelaksanaan KKN.

“Bagi kami, kegiatan santunan ini bukan hanya tentang memberikan bantuan secara materi. Lebih dari itu, kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim piatu dan dhuafa. Semoga apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari kenangan baik selama kami melaksanakan pengabdian di Desa Leuwisadeng,” ujar Alif.

Selain penyerahan secara simbolis kepada pihak yayasan, mahasiswa KKN juga turut melakukan penyaluran santunan kepada para siswa penerima. Proses tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi salah satu momen yang memperlihatkan interaksi langsung antara mahasiswa dengan anak-anak Yayasan Yasalam.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengabdian mahasiswa tidak terbatas pada kegiatan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, maupun pembangunan fasilitas. Kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang lebih dekat antara mahasiswa dan masyarakat.

Bagi anak-anak penerima santunan, perhatian yang diberikan melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan dan motivasi untuk terus belajar serta meraih cita-cita. Sementara bagi mahasiswa, interaksi bersama mereka memberikan pelajaran mengenai pentingnya berbagi dan hadir bagi sesama.

Kegiatan santunan tersebut juga menjadi bagian dari upaya KKN Aksara Bhumi 189 dalam membangun hubungan yang baik dengan pihak Yayasan Yasalam dan masyarakat Desa Leuwisadeng. Kolaborasi yang terjalin selama pelaksanaan kegiatan menjadi salah satu unsur penting dalam keberhasilan program pengabdian mahasiswa.

Melalui santunan senilai Rp9,7 juta, KKN Aksara Bhumi 189 berharap semangat kepedulian dan berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari rangkaian KKN, tetapi dapat menjadi inspirasi untuk terus memperkuat solidaritas sosial dan perhatian terhadap anak yatim piatu serta dhuafa.

Pada akhirnya, pengabdian bukan hanya tentang seberapa banyak program yang dapat dilaksanakan, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang dapat diberikan dan seberapa banyak harapan yang dapat ditumbuhkan. Bagi KKN Aksara Bhumi 189, kegiatan santunan di Yayasan Yasalam menjadi salah satu bentuk sederhana untuk meninggalkan manfaat sekaligus kenangan yang berarti selama menjalankan pengabdian di Desa Leuwisadeng.